Kementan Percepat Program Cetak Sawah 30 Ribu Hektare di Papua, Tahap SID Jadi Kunci Sukses

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Tuesday, 21 April 2026 - 04:42 WIT

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menekankan pentingnya tahapan survei, identifikasi, dan desain (SID) sebagai fondasi utama dalam program cetak sawah di Papua yang ditargetkan mencapai 30.000 hektare.

Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, mengatakan saat ini proses SID masih terus berjalan dan menjadi penentu utama keberhasilan program sebelum masuk tahap konstruksi.

“Kami akan lakukan secara bertahap sampai sesuai target kurang lebih sekitar 30.000 hektare tahun ini, dan ini masih dalam proses SID,” kata Hermanto usai rapat khusus dengan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri di Kota Jayapura, Selasa (21/4/2026).

Menurut dia, tahapan SID mencakup pemetaan kondisi lahan, aspek teknis pengairan, serta kesiapan sosial masyarakat. Proses ini dilakukan secara detail untuk memastikan tidak ada kendala saat pelaksanaan di lapangan.

“Ini yang sedang berproses dan sebagian sudah selesai, dan akan segera dilakukan eksekusi untuk konstruksi,” katanya.

Hermanto menegaskan, kualitas hasil SID akan sangat menentukan kelancaran pembangunan sawah baru, termasuk dalam mengantisipasi potensi konflik lahan maupun kendala teknis lainnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta aktif mendukung proses ini, terutama dalam hal sosialisasi kepada masyarakat pemegang hak ulayat agar seluruh tahapan berjalan lancar.

“Kami harapkan dukungan pemerintah daerah untuk sosialisasi kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan di lapangan tidak menemui hambatan,” ujarnya.

Untuk tahap awal, program cetak sawah akan dimulai di lahan seluas sekitar 15.000 hektare, sambil menunggu penyelesaian SID untuk tahap berikutnya.

Pemerintah menargetkan penyelesaian tahap awal pada Agustus mendatang agar lahan dapat segera ditanami pada awal September.

“Sehingga target penyelesaiannya paling lambat bulan Agustus, sehingga bisa langsung ditanam di awal September,” kata Hermanto.

Melalui pendekatan bertahap berbasis SID ini, Kementerian Pertanian optimistis program cetak sawah di Papua dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan minim risiko di lapangan.

Sementara Gubernur Papua Matius D Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian terkait program cetak sawah di Papua.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Menurut Fakhiri, program tersebut memberikan manfaat nyata karena lahan yang digunakan berasal dari masyarakat dan hasil produksinya juga kembali untuk masyarakat.

“Hal ini menciptakan siklus ekonomi yang langsung dirasakan dampaknya sendiri, dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Fakhiri. (***)

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Gubernur Papua Pastikan Bantuan dan Penataan Kawasan Pascakebakaran Dok 8 Pantai Segera Dilaksanakan

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Warga RT 03/RW 05 Dok 8 Pantai, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura,…

Papua Mulai Percepat Program Cetak Sawah 2026, Pemerintah Tekankan Keterlibatan Masyarakat dan Perlindungan Hak Adat

Jayapura, admediapapua.co.id – 1 Juni 2026 – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Papua dan unsur…

Ketua TP PKK Papua Bacakan Pesan Ketua Umum PKK, Kader Diminta Perkuat 10 Program Pokok

Jayapura , admediapapua.co.id – Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 tingkat…

Pemprov Papua Siapkan Investasi Kontekstual yang Libatkan Masyarakat Adat

BIAK NUMFOR, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan konsep investasi kontekstual yang mengedepankan perlindungan masyarakat…

Kunker Gubernur Fakhiri Soroti Konektivitas Papua dan Program MBG yang Belum Dorong Ekonomi Lokal

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua, Muflih…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan