Gubernur Papua Perjuangkan Penguatan Pendidikan Dasar, Temui Mendikdasmen Bahas Guru dan Sekolah Khusus

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Thursday, 16 July 2026 - 02:08 WIT

Jakarta, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya memperkuat pendidikan dasar di Papua, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan sekolah luar biasa (SLB) dan sekolah khusus di Provinsi Papua.

Matius mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah guna mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua.

“Ini merupakan pertemuan kami yang kedua. Kami berharap hal-hal yang sudah kami sampaikan pada pertemuan pertama dapat segera ditindaklanjuti, khususnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Provinsi Papua,” kata Matius dalam release yang diterima admediapapua.co.id.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari kesehatan dan pendidikan sejak usia dini.

“Kalau orang Papua sehat, maka akan lahir generasi muda yang sehat. Setelah itu harus dibarengi dengan pendidikan dasar yang baik, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA. Dengan begitu kita dapat menyiapkan generasi Papua yang siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.

Namun demikian, Matius mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi Papua, terutama keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan serta kebutuhan tenaga guru dan tenaga kependidikan.

“Fasilitas pendidikan masih menjadi tantangan. Yang paling penting adalah ketersediaan tenaga guru dan tenaga kependidikan untuk mendidik anak-anak Papua agar memiliki pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua juga meminta dukungan pemerintah pusat untuk membantu pengembangan lima sekolah khusus dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Papua.

“Kami memiliki lima sekolah khusus yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat. Kami berharap Kementerian dapat membantu perbaikan fasilitas maupun penguatan tenaga pendidiknya,” ujar Matius.

Ia juga menyampaikan persoalan kekurangan guru di sekolah-sekolah khusus akibat banyak tenaga pendidik yang akan memasuki masa pensiun.

“Kami berharap kementerian dapat membantu menghadirkan tenaga guru yang memiliki kompetensi khusus, sehingga pelayanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus tetap berjalan optimal ketika guru-guru yang ada memasuki masa pensiun,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Papua juga mengusulkan adanya pelatihan bagi guru melalui program peningkatan kompetensi agar kualitas pendidikan di Papua terus meningkat.

“Kami berharap ada pelatihan-pelatihan bagi guru dan dukungan tenaga pendidik dari kementerian untuk mengisi kebutuhan spesialis di sekolah-sekolah khusus,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, mengatakan pertemuan tersebut mendapat respons positif dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah beserta jajaran.

“Kami bersyukur karena Bapak Menteri menerima kami dengan sangat baik. Beberapa usulan yang kami sampaikan mendapat perhatian serius, khususnya terkait pembangunan sekolah luar biasa dan penguatan pendidikan menengah di Papua,” kata Marthen.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat melalui jajaran Direktorat Jenderal telah menyatakan kesiapan membantu pembangunan gedung SLB yang berada di Kota Jayapura dan Kabupaten Biak Numfor.

“Mudah-mudahan tahun ini pembangunan tersebut dapat segera didorong sehingga sekolah-sekolah luar biasa di Papua memiliki fasilitas yang lebih baik,” ujarnya.

Marthen juga mengungkapkan bahwa persoalan regenerasi tenaga pendidik menjadi perhatian bersama. Menurutnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan menyiapkan program pelatihan bagi guru melalui peningkatan kompetensi maupun rekognisi pembelajaran lampau.

“Kami diminta untuk terus berkomunikasi dengan kementerian agar berbagai program peningkatan kompetensi guru dapat segera dilaksanakan di Provinsi Papua,” tuturnya.

Ia berharap hasil pertemuan tersebut dapat segera diwujudkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah demi meningkatkan mutu pendidikan serta mencetak generasi Papua yang unggul dan berdaya saing.

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Gubernur MDF Ajak Forkopimda Perkuat Kolaborasi untuk Wujudkan Papua CERAH

Jayapura, admediapapua.co.id — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi…

Gubernur Papua MDF Hadiri Pemberian Remisi HUT ke-81 RI di Lapas Abepura

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menghadiri pemberian Remisi Umum dalam rangka…

Gubernur MDF Minta Dapur SPPG Ikuti Standar BGN untuk Cegah Kasus Terulang

Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF meminta seluruh pengelola dapur Satuan…

Tambahan DAU Rp77 Miliar untuk Belanja Pegawai, Gubernur Papua Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Isu

Tambahan DAU Rp77 Miliar untuk Belanja Pegawai, Gubernur Papua Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Isu Jayapura,…

Ketua Golkar Papua Matius Fakhiri Melayat ke Rumah Duka Ibunda Sekretaris Partai

Jayapura, admediapapua.co.id – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Matius Fakhiri, melayat ke rumah duka…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan