Gubernur MDF Hadiri Rakornas KKP 2026, Papua Siap Dukung Swasembada Pangan Lewat Sektor Kelautan
JAKARTA , admediapapua.co.id – Potensi kelautan Papua kembali menjadi perhatian dalam agenda nasional. Gubernur Papua…
Monday, 18 May 2026 - 04:45 WIT

WAROPEN , admediapapua.co.id – Pemerintah Kabupaten Waropen mulai melaksanakan program cetak sawah rakyat dan optimalisasi lahan pertanian di Kampung Baino Jaya, Distrik Oudate, Kabupaten Waropen, Papua. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadikan daerah itu sebagai kawasan produksi pangan di Papua.
Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Waropen, Thomas Marini mengatakan pada 2026 Waropen mendapat program CSR cetak sawah rakyat seluas 300 hektare yang tersebar di beberapa distrik.
“Pada kesempatan ini perlu kami sampaikan kepada Bapak bahwa Kabupaten Waropen di tahun 2026 kami mendapat program CSR cetak sawah rakyat seluas 300 hektare di SP2 dan SP3 di Distrik Inggerus,” kata Marini saat penanaman perdana cetak sawah rakyat di Kampung Baino Jaya.

Ia menjelaskan selain Distrik Inggerus, pemerintah juga menyiapkan Distrik Oudate dan Distrik Wonti sebagai kawasan pengembangan sawah rakyat. Kajian SID yang dilakukan Universitas Cenderawasih dan Unipa Manokwari juga telah rampung untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Menurut Marini, dukungan masyarakat adat dan pemilik hak ulayat menjadi faktor penting agar pembukaan lahan pertanian berjalan lancar tanpa hambatan.
“Para pemilik hak ulayat sudah hadir dan mereka menyerahkan lahannya untuk dijadikan kawasan persawahan sehingga program ini tidak mengalami penolakan dari masyarakat,” ujarnya.

Selain pengembangan padi, Waropen juga didorong menjadi kawasan budidaya cabai di Papua. Marini menyebut produksi cabai dari Waropen saat ini mampu mencapai 800 kilogram hingga 1 ton per bulan dan dipasarkan ke Yapen, Biak hingga Jayapura.
“Tahun ini kita akan canangkan Waropen sebagai kawasan budidaya cabai untuk membantu memenuhi kebutuhan dan menekan inflasi di Provinsi Papua,” katanya.
Pemkab Waropen juga menyiapkan pengembangan tanaman singkong dan jarak di sepanjang jalur Waropen menuju Nabire untuk mendukung kebutuhan bahan baku etanol. (***)
Posted in Pemerintahan
JAKARTA , admediapapua.co.id – Potensi kelautan Papua kembali menjadi perhatian dalam agenda nasional. Gubernur Papua…
JAKARTA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius Fakhiri melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas…
JAKARTA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Papua,…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengusulkan pencabutan Peraturan Daerah Khusus (Perdasi)…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan mempertahankan…
Leave a Reply