Gubernur Fakhiri Dukung Festival Budaya Biak Melanesia dengan 500 Ukulele
Jayapura, admediapapua.co.id. – Festival Budaya Biak Melanesia 2026 akan berlangsung di Kabupaten Biak Numfor pada…
Monday, 06 July 2026 - 06:08 WIT

JAKARTA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius Fakhiri melakukan audiensi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (6/7/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan kebencanaan yang dihadapi Papua, mulai dari kekeringan, abrasi pantai, hingga ancaman gempa bumi.
Dalam pertemuan itu, Kepala BNPB didampingi Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian bersama jajaran deputi. Sementara Gubernur Papua hadir bersama Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Papua Barkah Wisnu Raditya, Kepala Baperida Provinsi Papua Muflih Musa’ad, serta Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Papua Dr. Andry.
Matius mengatakan, audiensi dilakukan untuk menyampaikan secara langsung kondisi kebencanaan yang tengah dihadapi sejumlah daerah di Papua sekaligus meminta dukungan pemerintah pusat melalui BNPB.

“Kami datang untuk beraudiensi dengan Bapak Kepala BNPB beserta jajaran. Kami bersyukur diterima dengan sangat baik untuk menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan kebencanaan di Papua,” kata Matius kepada wartawan usai pertemuan.
Ia menjelaskan, Papua saat ini menghadapi berbagai tantangan bencana alam. Selain kekeringan yang terjadi di salah satu kabupaten, sejumlah wilayah pesisir juga mengalami abrasi. Di sisi lain, aktivitas gempa bumi yang berulang akibat keberadaan jalur patahan aktif turut menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Kami terdampak kekeringan di salah satu kabupaten. Kemudian beberapa daerah pesisir mengalami abrasi, dan juga dampak gempa yang sering berulang di Provinsi Papua karena kami berada di kawasan patahan lempeng,” ujarnya.

Menurut Matius, keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat Pemerintah Provinsi Papua membutuhkan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat dalam upaya mitigasi maupun penanganan bencana.
“Karena keterbatasan fiskal yang kami miliki, kami membutuhkan sentuhan pemerintah pusat. Kami berharap BNPB dapat membantu dan melakukan intervensi terhadap kebutuhan penanganan kebencanaan di Papua,” tuturnya.
Matius menilai pertemuan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi antara BNPB dengan Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah kabupaten/kota.
“Mudah-mudahan komunikasi yang terbangun hari ini bisa terus berlanjut sehingga ke depan Papua semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana,” katanya.

Ia memastikan seluruh arahan yang disampaikan Kepala BNPB akan ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota melalui penyusunan usulan program sesuai mekanisme yang berlaku.
“Arahan dari Bapak Kepala BNPB akan kami terjemahkan dengan baik dalam bentuk usulan-usulan yang sesuai dengan mekanisme yang telah disampaikan,” ujar Matius.
Di akhir keterangannya, Matius menyampaikan apresiasi atas perhatian BNPB terhadap Papua. Ia berharap dukungan pemerintah pusat terus diperkuat agar penanganan bencana di Papua dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
“Mewakili seluruh kepala daerah di Papua, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian BNPB. Kami berharap dukungan kepada Papua terus diberikan agar penanganan kebencanaan dapat berjalan optimal,” pungkasnya.(***)
Posted in Pemerintahan, Uncategorized
Jayapura, admediapapua.co.id. – Festival Budaya Biak Melanesia 2026 akan berlangsung di Kabupaten Biak Numfor pada…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk memperkuat…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Franklin E. Wahey,…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) bersama Pemerintah Provinsi Papua menyetujui Rancangan…
Jayapura, admediapapua.co.id – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Provinsi Papua…
Leave a Reply