Gubernur Papua Tinjau Panti Lansia di Pos 7, Minta Segera Direnovasi
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meninjau Panti Sosial Lanjut Usia Jayapura di…
Wednesday, 25 February 2026 - 04:50 WIT
Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyalurkan bantuan sebanyak 514 tenda jualan kepada pedagang Orang Asli Papua (OAP), khususnya mama-mama Papua, sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat asli di wilayah tersebut,(24/02/2026).

Bantuan yang disalurkan terdiri dari 400 tenda berbentuk payung dan 114 tenda matic. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, di Klademak 3, Kota Sorong, Selasa.
“Ini salah satu implementasi anggaran Otsus supaya masyarakat Papua bisa merasakan dampaknya,” ujar Elisa Kambu.
Ia menegaskan bahwa pemanfaatan dana Otsus tidak hanya difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, tetapi juga menyentuh sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat OAP.
“Karena itu, pemerintah memanfaatkan dana tersebut sebaik mungkin guna menyejahterakan masyarakat asli Papua,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Barat Daya, Sellvyana Sangkek, menjelaskan bahwa bantuan tenda tersebut disalurkan kepada 492 pelaku usaha yang telah melalui proses seleksi dan validasi.
“Dari total 514 unit, sebanyak 114 merupakan tenda matic dan 400 tenda payung untuk tempat berjualan,” jelasnya.
Selain tenda jualan, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di sektor industri kecil, di antaranya mesin produksi untuk industri batu bata, mesin peralatan tukang kayu sebanyak 20 unit, serta peralatan produksi untuk industri berbasis pangan lokal.
Ia menambahkan, pengembangan industri berbasis kearifan lokal seperti olahan sagu dan umbi-umbian juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Produk sagu, misalnya, diolah menjadi mi dan berbagai jenis makanan lainnya sebagai bagian dari penguatan industri terbarukan berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Sellvyana mengungkapkan bahwa sebelum penyaluran bantuan, pemerintah telah melakukan pendataan terhadap 2.127 pelaku usaha OAP yang datanya telah tervalidasi. Namun, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Tidak mungkin seluruhnya diberikan sekaligus, tetapi dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Ini sebagai upaya memicu semangat kelompok-kelompok UMKM agar terus tumbuh dan bangkit,” pungkasnya.[RED]
Posted in Daerah, Ekonomi, Papua Barat Daya, Pemerintahan, Sorong
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meninjau Panti Sosial Lanjut Usia Jayapura di…
Sentani, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menghadiri Konferensi III Masyarakat Adat dan Pemuda…
Jayapura, admediapapua.co.id – Horison Ultima Entrop Papua menghadirkan program “Stay Oktober”, sebuah penawaran spesial bagi…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua mulai mematangkan pelaksanaan program Kartu KASIH (Keluarga Sehat Ibu…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya mencegah dan…
Leave a Reply