Longsor Ancam Jalan Menawi-Semerbaba, PUPR Papua Siapkan Rp5 Miliar untuk Penanganan

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Wednesday, 20 May 2026 - 09:13 WIT

SERUI, – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan anggaran hampir Rp5 miliar untuk menangani longsor di ruas jalan Menawi-Semerbaba, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Papua, Natir Renyaan, mengatakan penanganan ruas tersebut sudah diprogramkan dalam APBD induk 2026 dan kini tengah memasuki proses lelang pekerjaan.

“Nama ruasnya itu Menawi-Semerbaba. Tahun ini dari Dinas PU sudah memprogramkan di APBD induk dan sekarang lagi berproses pelelangan barang dan jasa,” kata Natir di Serui, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan fisik akan segera dimulai terutama pada titik longsor yang sebelumnya ditinjau bersama Gubernur Papua.
“Mungkin dalam waktu dekat fisiknya sudah bisa berjalan, khususnya di titik yang tadi kita lewat itu yang longsor,” ujarnya.

Menurut Natir, anggaran yang disiapkan mencapai hampir Rp5 miliar dengan fokus pekerjaan berupa pemasangan bronjong, timbunan, serta pelebaran jalan.

“Kami penanganan pada tahun ini biayanya kurang lebih hampir Rp5 miliar. Item pekerjaan berupa pemasangan bronjong, timbunan sekalian pelebaran jalan,” katanya.

Selain itu, Dinas PUPR Papua juga mengusulkan penanganan ruas lain melalui APBD perubahan, terutama pada titik jalan yang belum memiliki drainase.

“Di beberapa Station atau Stationing (STA) itu masih terdapat bagian-bagian yang butuh sentuhan penanganan berupa drainase sehingga aliran air bisa terkontrol baik dan tidak membuat permukaan jalan terkikis,” ujar Natir.

Ia juga menyoroti kondisi ruas Serui-Ansus dan Serui-Kamaran-Ansus yang dinilai rawan putus apabila tidak segera ditangani.

“Kalau tidak dilakukan secepatnya nanti lama-lama jalan putus. Tadi saya dari bandara lihat, kalau tidak segera ditangani bisa-bisa putus sama sekali,” katanya.

Untuk penanganan jembatan dan akses di sejumlah wilayah, termasuk Mamberamo Raya, Natir menyebut pihaknya masih memprioritaskan tahap perencanaan sebelum pembangunan fisik dilakukan.

Namun, untuk sungai dengan lebar di bawah 10 meter, pemerintah mempertimbangkan pemasangan box culvert (beton kotak) agar akses masyarakat cepat fungsional.

“Kita bisa buat box culvert, mungkin 3×3 meter, bisa dua mata atau tiga mata. Itu penanganan yang cepat supaya secepatnya bisa fungsional,” ucapnya. (***)

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Papua Siap Bangun Jaringan Kapal Cepat Bersubsidi, Gubernur: Hasil Rakyat Harus Tembus Pasar

Batam , admediapapua.co.id – Gubernur Papua melakukan kunjungan kerja ke Batam untuk mempelajari pengembangan moda…

Gubernur MDF Hadiri Rakornas KKP 2026, Papua Siap Dukung Swasembada Pangan Lewat Sektor Kelautan

JAKARTA , admediapapua.co.id – Potensi kelautan Papua kembali menjadi perhatian dalam agenda nasional. Gubernur Papua…

Gubernur Papua Dorong Percepatan Survei Migas dan Program Papua Terang, Potensi Waropen Jadi Sorotan

JAKARTA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius Fakhiri melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas…

Gubernur Papua Temui Menlu RI, Dorong Diplomasi Olahraga dan Pariwisata Perkuat Citra Papua

JAKARTA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Papua,…

Gubernur Papua Usulkan Pencabutan Perdasi Dana Cadangan, Dorong Optimalisasi Anggaran untuk Pembangunan

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengusulkan pencabutan Peraturan Daerah Khusus (Perdasi)…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan