Sertijab Plt Kadis Perindag Papua, Iriawan Siap Dorong UMKM dan Industri Lokal Lebih Kompetitif
Jayapura, admediapapua.co.id – 7 September 2026 — Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua resmi menggelar…
Monday, 23 February 2026 - 07:33 WIT
Sorong, admediapapua.co.id – Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, meresmikan Sarana dan Prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sorong, yang meliputi jaringan backbone fiber optik sepanjang 16 kilometer, videotron di empat titik, video standing banner, serta ruang podcast pemerintah, Senin (23/02/2026).

Peresmian tersebut dihadiri Wakil Wali Kota, Sekda, pimpinan OPD, dan tamu undangan lainnya dalam acara launching Sarana Infrastruktur TIK Dinas Kominfo Kota Sorong berlansung di Kantor Walikota Sorong.
Wali Kota memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Dinas Kominfo beserta jajaran yang telah menghadirkan terobosan digital bagi Kota Sorong.
“Apa yang kita resmikan hari ini bukan sekadar alat atau teknologi baru, melainkan sebuah komitmen untuk membawa Kota Sorong ke arah yang lebih modern dan transparan melalui sistem pemerintahan berbasis digital,” ujar Wali Kota.

Ia menjelaskan, pembangunan jaringan infrastruktur fiber optik sepanjang 16 kilometer menjadi modal besar dalam memperkuat konektivitas, baik di lingkungan pemerintahan maupun ruang-ruang publik.
Menurutnya, jaringan tersebut nantinya juga dimanfaatkan untuk mendukung pusat-pusat UMKM agar pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin cepat dan merata.
“Ini adalah modal besar bagi kita untuk memastikan konektivitas di ruang-ruang publik dan pusat-pusat UMKM agar ekonomi rakyat kita bisa tumbuh lebih cepat lagi,” tegasnya.
Wali Kota juga menyampaikan kebanggaannya atas hadirnya ruang podcast pemerintah pertama di Tanah Papua. Ia berharap fasilitas tersebut dimanfaatkan secara maksimal sebagai media komunikasi publik antara pemerintah dan masyarakat.
“Zaman sudah berubah, semua serba digital. Kalau kita tidak mulai sekarang, kita akan tertinggal. Saya minta seluruh pimpinan OPD mendukung penuh digitalisasi ini di instansi masing-masing,” tandasnya.
Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, Wali Kota Sorong secara resmi menyatakan sarana prasarana TIK Pemerintah Kota Sorong mulai digunakan untuk kepentingan pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sorong, James Burung, dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Wali Kota dan Wakil Wali Kota sehingga program tersebut dapat terealisasi.
Ia menjelaskan bahwa jaringan fiber optik sepanjang 16 kilometer merupakan jaringan intra pemerintah yang akan memperkuat sistem layanan pemerintahan berbasis digital di Kota Sorong.

Selain itu, Dinas Kominfo juga menghadirkan videotron di empat titik strategis, video standing banner, serta ruang podcast milik pemerintah yang diklaim sebagai yang pertama di Tanah Papua.
“Melalui jaringan mandiri tertutup ini kita bisa berbuat lebih untuk pelayanan publik. Dan ruang podcast ini menjadi sarana komunikasi resmi pemerintah kepada masyarakat,” ujar James Burung.
Dengan hadirnya infrastruktur TIK tersebut, Pemerintah Kota Sorong optimistis tata kelola pemerintahan akan semakin transparan, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital.[RED]
Posted in Daerah, Papua Barat Daya, Pemerintahan, Sorong, Teknologi
Jayapura, admediapapua.co.id – 7 September 2026 — Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua resmi menggelar…
Jayapura – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan komitmennya melakukan pembenahan menyeluruh terhadap Badan Usaha…
Jayapura ,Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, resmi melantik Komisaris dan Direksi PT Jamkrida Papua di Gedung Negara, Dok V, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (7/9/2026). Dalam sambutannya, Fakhiri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni jabatan, melainkan amanah besar untuk membawa Jamkrida Papua memasuki fase baru yang lebih profesisional, sehat, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Ia menyebut Jamkrida sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Papua, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Jamkrida tidak boleh hanya mengejar keuntungan, tetapi harus menjadi instrumen pembangunan daerah yang nyata,” tegasnya. Untuk itu, Gubernur memberikan lima arahan utama kepada jajaran yang baru dilantik. Pertama, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan akuntabel. Kedua, menjadikan rencana bisnis 2026 sebagai kontrak kerja yang terukur dan berbasis target. Ketiga, meningkatkan kinerja dan kesehatan perusahaan secara prudent dengan menjaga kualitas portofolio, likuiditas, serta efisiensi. Keempat, memperkuat orientasi pada UMKM melalui sinergi dengan perbankan, termasuk Bank Papua, serta pemerintah kabupaten/kota dan lembaga pembiayaan. Kelima, membangun sistem manajemen modern berbasis data dan digitalisasi untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi. Fakhiri juga menegaskan bahwa di tengah kondisi fiskal yang menuntut efisiensi, BUMD tidak boleh menjadi beban bagi APBD. Sebaliknya, harus mampu menciptakan nilai ekonomi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pemerintah daerah. Kepada Dewan Komisaris, ia meminta agar menjalankan fungsi pengawasan secara aktif, objektif, dan independen. Sementara kepada Direksi, ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta keberanian dalam mengambil keputusan yang berorientasi hasil. Selain itu, Gubernur meminta jajaran direksi dan komisaris segera menjalankan program kerja 100 hari pertama, yang meliputi konsolidasi tata kelola, evaluasi keuangan, penguatan manajemen risiko, peningkatan penjaminan UMKM, hingga strategi peningkatan laba dan kontribusi terhadap daerah. “Ukuran keberhasilan bukan lamanya menjabat, tetapi apa yang dihasilkan. Saya minta bekerja dengan integritas, disiplin, dan memberikan manfaat nyata bagi Papua,” ujarnya. Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan transformasi Jamkrida Papua dalam mendukung visi Pem rintah Provinsi Papua menuj Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.(***)
Senggi, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan produktivitas padi hingga 10 ton per hektare melalui…
Senggi,— Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta masyarakat adat di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, mengelola…
Leave a Reply