Pabrik Pakan Ternak Garuda Bumi Papua Dibangun di Keerom, Serap Hingga 1.500 Ton Jagung per Bulan
KEEROM, admediapapua.co.id – Pembangunan Pabrik Pakan Ternak Garuda Bumi Papua ditandai dengan peletakan batu pertama…
Sunday, 24 May 2026 - 09:33 WIT

PADAIDO, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri menutup rangkaian kunjungan kerja keliling pesisir Papua, bersama jajaran Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan mendatangi wilayah Padaido-Amando, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (24/5/2026).
Dalam kunjungan itu, ia menegaskan komitmennya membangun ekonomi masyarakat pesisir melalui program kampung nelayan, koperasi, hingga pengembangan pariwisata.
Fakhiri mengatakan perjalanan laut yang ditempuh sejak dari Sarmi hingga Biak Numfor berlangsung lancar tanpa hambatan cuaca. Ia menyebut hal itu sebagai bentuk penyertaan Tuhan dalam perjalanan kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F Rumaropen.

“Puji Tuhan, laut teduh sehingga saya bisa singgah di Pulau Liki, kemudian ke Mamberamo, Waropen, Serui sampai Numfor tanpa gangguan. Hari ini kami tutup kunjungan kerja resmi di Padaido-Amando,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan program pemerintah berjalan hingga tingkat kampung.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, distrik, hingga kampung di tengah kondisi keuangan negara yang masih terbatas.

“Kami datang untuk memastikan program itu jalan, kemudian nanti kami kembali untuk mengevaluasi. Kami ingin merasakan apa yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Fakhiri menyampaikan, wilayah Padaido-Amando akan mendapat program Kampung Nelayan yang dilengkapi fasilitas cold storage, pabrik es, bengkel mesin tempel, hingga bantuan perahu nelayan. Pemerintah, kata dia, juga akan membantu menyiapkan rantai distribusi hasil tangkapan masyarakat.
“Kalau program ini berjalan baik, saya sangat yakin masyarakat Padaido-Amando akan sejahtera,” katanya.

Selain sektor perikanan, Pemerintah Provinsi Papua juga akan mendorong pengembangan kelapa hibrida dan industri turunan kelapa di wilayah kepulauan tersebut. Ia bahkan meminta agar industri pengolahan kopra dibangun langsung di Padaido, bukan di Biak.
Di sektor pariwisata, Fakhiri menilai Padaido-Amando memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia. Ia meminta masyarakat membuka diri terhadap investasi dan mulai mengembangkan kerajinan rumah tangga untuk mendukung kunjungan wisatawan.
“Pariwisata itu nilainya lebih besar. Tinggal bagaimana masyarakat membuka diri dan memanfaatkan potensi yang Tuhan sudah kasih,” ujarnya. (***)
Posted in Ekonomi
KEEROM, admediapapua.co.id – Pembangunan Pabrik Pakan Ternak Garuda Bumi Papua ditandai dengan peletakan batu pertama…
BIAK NUMFOR, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua mendorong pengembangan pariwisata terintegrasi antar kabupaten setelah menemukan…
BIAK NUMFOR, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis komoditas unggulan lokal…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua, Muflih…
PADAIDO, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri menutup rangkaian kunjungan kerja keliling pesisir Papua,…
Leave a Reply