Pertengahan Tahun Depan Taman Port Numbay Mulai Dibangun, Jadi Kawasan Olahraga dan Hiburan keluarga
Jayapura, admediapapua.co.id – Warga kota Jayapura dan sekitarnya tak lama lagi akan segera menikmati sebuah…
Friday, 04 September 2026 - 11:34 WIT

Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua melakukan penyesuaian target program cetak sawah rakyat tahun 2026 menjadi 6.500 hektare, dengan penyelesaian ditargetkan hingga Desember mendatang. Program ini tetap diprioritaskan di Kabupaten Keerom dan Sarmi sebagai wilayah pengembangan utama.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pangan Provinsi Papua, Lunanka V.M.L. Daimboa, mengungkapkan bahwa pada tahap awal, pekerjaan cetak sawah dirancang mencakup lebih dari 10.228 hektare. Namun, dinamika di lapangan memaksa pemerintah melakukan revisi luasan melalui mekanisme adendum.
“Awalnya kita kontrakkan di atas 10 ribu hektare, tetapi dalam pelaksanaan ada sejumlah kendala teknis dan sosial, sehingga perlu dilakukan penyesuaian,” ujar Lunanka di Jayapura, Jumat (4/9/2026).
Ia menjelaskan, hambatan yang dihadapi antara lain kerusakan infrastruktur seperti jembatan yang mengganggu akses pekerjaan, serta persoalan sosial yang berkaitan dengan masyarakat adat di lokasi pembangunan.
“Faktor-faktor itu cukup memengaruhi progres di lapangan. Karena itu, dari total sebelumnya, kita lakukan adendum menjadi 6.500 hektare agar lebih realistis dan terukur,” jelasnya.

Dari total luasan terbaru tersebut, sekitar 6.300 hektare berada di wilayah Senggi, Kabupaten Keerom, sementara 200 hektare lainnya berada di Kabupaten Sarmi.
Lunanka menambahkan, pemerintah juga memperoleh tambahan waktu pengerjaan hingga akhir tahun. Proses adendum akan dilakukan bersama Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian serta Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian.
“Kami berharap pembahasan adendum bisa segera rampung bersama pihak kementerian, sehingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan optimal sampai Desember,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program cetak sawah rakyat merupakan bagian dari strategi jangka panjang Papua dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Target besar kita mencapai 50 ribu hektare. Karena itu, program ini tidak berhenti di tahun ini saja, tetapi diharapkan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” tutupnya.(***)
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id – Warga kota Jayapura dan sekitarnya tak lama lagi akan segera menikmati sebuah…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan perluasan program unggulan PACE, MACE, KASIH, dan JALAN…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengungkapkan rencana pembangunan Taman Port Numbay di…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengungkapkan bahwa keterbatasan kapasitas fiskal menjadi salah…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Wakil Gubernur Aryoko A.F. Rumaropen menggelar…
Leave a Reply