Pemprov PBD Gandeng SKALA dan Yayasan Bicara Gelar Workshop Finalisasi RAD Penyandang Disabilitas

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Tuesday, 10 March 2026 - 11:24 WIT

Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) bekerja sama dengan Program SKALA dan Yayasan Bicara menggelar Workshop Finalisasi dan Konsultasi Publik Rencana Aksi Daerah Penyandang Disabilitas (RAD-PD) 2025–2029, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mamberamo Hotel, Kota Sorong ini dilaksanakan selama dua hari (10–11 Maret 2026) sebagai bagian dari proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang inklusif bagi penyandang disabilitas di Papua Barat Daya.

Kepala Bapperida, Drs. Yakob Kareth, M.Si, melalui Kepala Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya Flora Kareth, S.Sos., MM, mengatakan workshop tersebut memiliki arti penting karena menjadi ruang bersama untuk menyelaraskan matriks analisis kesenjangan dengan program, kegiatan, dan subkegiatan OPD. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan ruang partisipasi yang inklusif bagi organisasi penyandang disabilitas.

“Melalui workshop ini juga dilakukan finalisasi lampiran Peraturan Gubernur tentang RAD-PD Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2025–2029 yang nantinya menjadi acuan bagi seluruh perangkat daerah dalam melaksanakan pembangunan yang inklusif,” ujar Flora.

Sementara itu, Koordinator Nasional GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion) Program SKALA Richard Kennedy mengatakan proses penyusunan RAD-PD Papua Barat Daya telah dimulai sejak Oktober 2025 dan kini memasuki tahap finalisasi.

Ia menjelaskan bahwa setelah workshop ini akan dilanjutkan dengan konsultasi publik untuk merampungkan draf final sebelum dilakukan peninjauan oleh Bappenas dan kemudian disahkan melalui Peraturan Gubernur.

Menurutnya, Program SKALA mendukung peningkatan kapasitas Bapperida sebagai inisiator agar dokumen RAD-PD yang disusun tidak hanya matang secara perencanaan, tetapi juga aplikatif dan inklusif.

“Kami ingin memastikan partisipasi aktif kelompok disabilitas tidak sekadar menjadi jargon, tetapi benar-benar terlibat dalam proses penyusunan kebijakan,” katanya.

Kegiatan ini juga melibatkan Program INKLUSI, kemitraan Australia–Indonesia untuk penguatan masyarakat sipil, yang diwakili oleh Yayasan Bicara, guna menghadirkan dan melibatkan organisasi penyandang disabilitas dalam proses penyusunan RAD-PD tersebut.[RED]

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Pemprov Papua dan Kemensos Percepat Realisasi Program Sekolah Rakyat untuk Anak Keluarga Miskin

Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia terus mengakselerasi pelaksanaan Program…

Pemprov Papua Perkuat Stabilitas Birokrasi, Cristian Sohilait Kembali Dipercayakan Jadi Pj Sekda

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, kembali memberikan kepercayaan kepada Cristian Sohilait untuk…

Gubernur Papua Laporkan Aksi Lingkungan Serentak di 8 Kabupaten dan 1 Kota Saat Peluncuran Gerakan Nasional ASRI

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menghadiri Kerja Bakti Bersih Lingkungan Bersama (Korve)…

Horison Ultima Entrop Menawarkan Pengalaman Menginap 3 Hari 2 Malam yang Menenangkan

Jayapura, admediapapua.co.id– Di tengah rutinitas yang padat dan tuntutan aktivitas sehari-hari, kebutuhan untuk beristirahat dan…

Gubernur Papua Pastikan Bantuan dan Penataan Kawasan Pascakebakaran Dok 8 Pantai Segera Dilaksanakan

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Warga RT 03/RW 05 Dok 8 Pantai, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura,…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan