Gubernur MDF Benahi BUMD Papua, Jamkrida Disiapkan Jadi Motor Peningkatan PAD
Jayapura – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan komitmennya melakukan pembenahan menyeluruh terhadap Badan Usaha…
Monday, 02 February 2026 - 04:12 WIT
Jakarta, admediapapua.co.id – Gubernur Matius D. Fakhiri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua menghadiri rapat koordinasi atau Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, yang digelar Kementerian Dalam Negeri pada Senin, 2 Februari 2026.
Rakornas berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan membuka rapat tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, kegiatan ini akan diikuti oleh 4.453 peserta yang terdiri dari menteri dan pimpinan lembaga, gubernur dan bupati/walikota, serta berbagai unsur forum koordinasi pimpinan daerah seperti DPR, kepolisian, kejaksaan hingga TNI.
Rakornas ini ditujukan untuk mendorong percepatan implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, penguatan pusat dan daerah, peningkatan koordinasi lintas sektor pada isu isu strategis, dan upaya menjembatani kebijakan dengan pelaksanaan di lapangan.

“Rakornas ini bertujuan memberikan arahan strategis. Arahan tersebut ditujukan kepada seluruh kepala daerah dan unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) seluruh Indonesia. Tujuannya adalah mendukung implementasi program prioritas Presiden,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan.
Dia menjelaskan, kepala daerah dan Forkopimda berperan penting dalam memastikan keberhasilan pencapaian target program prioritas Presiden. Kepala daerah dan Forkopimda merupakan motor utama penggerak penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan di daerah.

Rakornas kemudian menjadi sarana untuk membangun kesamaan pemahaman, memperkuat koordinasi, serta menyinergikan langkah kebijakan pusat dan daerah.
Posted in Pemerintahan
Jayapura – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan komitmennya melakukan pembenahan menyeluruh terhadap Badan Usaha…
Jayapura ,Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, resmi melantik Komisaris dan Direksi PT Jamkrida Papua di Gedung Negara, Dok V, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (7/9/2026). Dalam sambutannya, Fakhiri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni jabatan, melainkan amanah besar untuk membawa Jamkrida Papua memasuki fase baru yang lebih profesisional, sehat, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Ia menyebut Jamkrida sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Papua, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Jamkrida tidak boleh hanya mengejar keuntungan, tetapi harus menjadi instrumen pembangunan daerah yang nyata,” tegasnya. Untuk itu, Gubernur memberikan lima arahan utama kepada jajaran yang baru dilantik. Pertama, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan akuntabel. Kedua, menjadikan rencana bisnis 2026 sebagai kontrak kerja yang terukur dan berbasis target. Ketiga, meningkatkan kinerja dan kesehatan perusahaan secara prudent dengan menjaga kualitas portofolio, likuiditas, serta efisiensi. Keempat, memperkuat orientasi pada UMKM melalui sinergi dengan perbankan, termasuk Bank Papua, serta pemerintah kabupaten/kota dan lembaga pembiayaan. Kelima, membangun sistem manajemen modern berbasis data dan digitalisasi untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi. Fakhiri juga menegaskan bahwa di tengah kondisi fiskal yang menuntut efisiensi, BUMD tidak boleh menjadi beban bagi APBD. Sebaliknya, harus mampu menciptakan nilai ekonomi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pemerintah daerah. Kepada Dewan Komisaris, ia meminta agar menjalankan fungsi pengawasan secara aktif, objektif, dan independen. Sementara kepada Direksi, ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta keberanian dalam mengambil keputusan yang berorientasi hasil. Selain itu, Gubernur meminta jajaran direksi dan komisaris segera menjalankan program kerja 100 hari pertama, yang meliputi konsolidasi tata kelola, evaluasi keuangan, penguatan manajemen risiko, peningkatan penjaminan UMKM, hingga strategi peningkatan laba dan kontribusi terhadap daerah. “Ukuran keberhasilan bukan lamanya menjabat, tetapi apa yang dihasilkan. Saya minta bekerja dengan integritas, disiplin, dan memberikan manfaat nyata bagi Papua,” ujarnya. Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan transformasi Jamkrida Papua dalam mendukung visi Pem rintah Provinsi Papua menuj Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.(***)
Senggi, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan produktivitas padi hingga 10 ton per hektare melalui…
Senggi,— Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta masyarakat adat di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, mengelola…
Senggi, — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengingatkan pengelola alat dan mesin pertanian (alsintan) yang…
Leave a Reply