Pemprov Papua–Universitas Cenderawasih Matangkan Keberlanjutan Pendidikan Dokter, KOAS Lama Dituntaskan, Skema RS Pendidikan Direstrukturisasi

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Friday, 13 February 2026 - 10:42 WIT

Jayapura,admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua bersama Universitas Cenderawasih (Uncen) menggelar rapat koordinasi guna membahas keberlanjutan program pendidikan profesi dokter di Papua. Wakil Gubernur (Wagub) Papua, Aryoko Rumaropen mengungkapkan bahwa salah satu poin utama dalam pertemuan tersebut adalah penyelesaian administrasi bagi mahasiswa program profesi dokter (KOAS).

Pihak Fakultas Kedokteran Uncen dan RS Dok II Jayapura berkomitmen untuk menyelesaikan sejumlah tunggakan mahasiswa KOAS agar mereka dapat menyelesaikan tahapan pendidikan menggunakan kurikulum lama hingga tuntas.

Dalam transformasi Rumah Sakit Pendidikan Dalam skema kerja sama yang baru, Pemprov Papua melakukan pembagian peran strategis bagi dua rumah sakit utamanya. Rumah Sakit Dok II Jayapura tetap ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan utama, namun akan diarahkan untuk pengembangan program pascasarjana atau spesialis.

“Sebagai langkah awal, kita akan meluncurkan program spesialis anestesi pada 27 Februari mendatang, yang akan diresmikan langsung oleh Bapak Gubernur dan Rektor Uncen,” ujar dia pada Jumat, 13 Februari 2026.

Sementara itu, Rumah Sakit Abepura kini ditunjuk sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan bagi Koas untuk kurikulum baru.
Dengan kebijakan ini, seluruh mahasiswa kedokteran nantinya akan menjalani pendidikan profesi di RS Abepura.

Lebih lanjut, Wagub Rumaropen menekankan pentingnya peran dokter senior dan akademisi dalam mendampingi para dokter muda Papua. Ia menegaskan bahwa pengembangan SDM kesehatan lokal adalah kunci untuk melayani masyarakat Papua di masa depan.

Ia berharap kualitas pendidikan kedokteran di tanah Papua semakin meningkat dan mampu menghasilkan tenaga medis yang siap mengabdi bagi masyarakat luas.

“Harapan kita semua, para dokter yang terlibat sebagai akademisi dapat mendampingi anak-anak kita, baik yang sedang proses KOAS maupun calon dokter spesialis. Kita harus menyiapkan anak-anak kita sendiri, tidak mungkin kita terus bergantung pada pengiriman dokter dari luar Papua,” tegasnya. (***)

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan MDF–Aryoko Diawali Jalan Santai Bersama Masyarakat

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Wakil Gubernur…

Gubernur Papua Dorong Kolaborasi Bedah dan Perkuat Layanan Kesehatan hingga Wilayah Terluar

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menghadiri Simposium dan Workshop Persatuan Ahli…

Peringati Harhubnas 2026, Dishub Papua Kumpulkan 22 Kantong Darah di Terminal Entrop

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026, Dinas Perhubungan Provinsi Papua…

Dampingi Wamen, Ketua TP PKK Papua Tinjau Langsung Penerima Manfaat Program GENTING

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Ketua TP PKK Provinsi Papua, Ny. Ra’fatul Mulkiyah Mathius Fakhiri, mendampingi…

Gubernur Papua Siapkan Pembenahan RSUD Dok II, Fokus pada Akses Jalan dan Peningkatan Layanan

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meninjau kawasan RSUD Dok II Jayapura, Selasa…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan