Dirlantas Polda Papua dan Tim Pembina Samsat Perkuat Strategi Peningkatan Kepatuhan Pajak Kendaraan
Jayapura, admediapapua.co.id – Tim Pembina Samsat Provinsi Papua terus mengintensifkan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran…
Wednesday, 10 June 2026 - 03:01 WIT

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, meninjau langsung kondisi Gedung Sarina di kawasan Imbi serta Taman Ampera, Kota Jayapura, Selasa (9/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat potensi pengembangan kedua kawasan sebagai pusat ekonomi kreatif, destinasi wisata, dan ruang publik yang lebih representatif bagi masyarakat Papua.
Saat berada di kawasan Imbi, Fakhiri menegaskan bahwa Taman Imbi memiliki nilai sejarah yang kuat bagi masyarakat Papua karena sejak lama menjadi pusat aktivitas warga.
“Taman Imbi ini dari dulu, sejak kecil, menjadi pusat kota bagi semua orang di Papua. Karena itu kawasan ini perlu kita tata ulang dengan baik agar kembali menjadi ruang publik yang membanggakan masyarakat Papua,” ujar Fakhiri.

Ia juga menyoroti keberadaan Gedung Sarina yang dinilai memiliki nilai historis dan harus tetap dipertahankan. Menurutnya, gedung tersebut memiliki keunikan tersendiri karena hanya terdapat dua Gedung Sarina di Indonesia.
“Selain di Papua, Sarina hanya ada satu lagi di Jakarta. Ini aset yang harus kita jaga dan pertahankan keberadaannya,” katanya.
Fakhiri mengungkapkan Pemerintah Provinsi Papua telah menyiapkan konsep pengembangan kawasan Sarina menjadi pusat promosi produk unggulan Orang Asli Papua. Di lokasi tersebut nantinya akan disediakan ruang khusus bagi mama-mama Papua untuk menjual hasil kerajinan dan produk lokal.
“Saya ingin mama-mama Papua tidak lagi menjual hasil kerajinan mereka di tempat yang tidak layak. Kita siapkan gedung yang baik sehingga mereka bisa memasarkan noken, kerajinan tangan, kulit kayu, kopi Papua, dan berbagai produk tradisional lainnya dalam satu kawasan yang tertata,” ungkapnya.

Menurutnya, kawasan tersebut juga akan menjadi tujuan wisata baru di Kota Jayapura. Wisatawan yang datang ke Papua nantinya dapat melihat langsung aktivitas para perajin lokal sekaligus membeli produk khas Papua.
“Kalau wisatawan datang, mereka cukup ke sini. Mereka bisa bertemu langsung dengan mama-mama Papua yang membuat noken dan berbagai kerajinan lainnya. Dari situ kita mempromosikan Papua melalui hasil karya masyarakatnya,” ujarnya.
Selain pusat ekonomi kreatif, kawasan Sarina juga direncanakan memiliki fasilitas pendukung untuk kegiatan seni dan budaya Papua.
Fakhiri mengatakan sebelum pembangunan dilakukan, pemerintah akan melakukan kajian teknis terhadap kondisi bangunan yang ada saat ini.
“Setelah dihitung kekuatan gedungnya dan dibuatkan perencanaan yang baik, maka kita akan mulai membangun. Kawasan ini akan menjadi pusat aktivitas yang membanggakan orang Papua,” tegasnya.
Usai meninjau kawasan Imbi, Gubernur Papua melanjutkan kunjungan ke Taman Ampera. Ia menilai lokasi tersebut perlu ditata ulang agar menjadi ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kawasan ini harus kita tata dengan baik supaya menjadi tempat bermain anak-anak yang bagus dan representatif,” katanya.
Dalam rencana pengembangannya, kawasan Ampera akan disulap menjadi taman lansia yang dilengkapi klinik kesehatan, ruang baca anak, serta area bermain keluarga.
“Saya ingin kawasan Ampera menjadi pusat bagi orang tua kita. Di sana akan ada klinik kesehatan, ruang baca untuk anak-anak, dan taman bermain yang nyaman bagi keluarga,” jelas Fakhiri.
Ia menambahkan penataan tersebut juga bertujuan menghilangkan berbagai aktivitas negatif yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut.
“Kita ingin menghilangkan kesan bahwa tempat ini identik dengan aktivitas yang tidak baik. Kawasan ini harus berubah menjadi ruang publik yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Fakhiri, pembangunan taman lansia merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian kepada warga lanjut usia sebagai kelompok yang juga berhak mendapatkan fasilitas dan perlindungan yang layak.
“Mereka adalah warga negara yang harus kita lindungi. Karena itu pemerintah wajib menyiapkan ruang dan fasilitas yang mendukung kehidupan mereka dengan lebih baik,” tuturnya.
Ia memastikan revitalisasi kawasan Ampera akan segera dilaksanakan setelah proses perencanaan dan penganggaran selesai dilakukan oleh pemerintah daerah.(***)
Posted in Pemerintahan, Uncategorized
Jayapura, admediapapua.co.id – Tim Pembina Samsat Provinsi Papua terus mengintensifkan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, meninjau langsung kondisi Gedung Sarina di kawasan Imbi…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia terus mengakselerasi pelaksanaan Program…
Jayapura, admediapapua.co.id – Manajemen RSUD Jayapura memberikan penjelasan terkait informasi yang beredar di media sosial…
Jayapura, admediapapua.co.id – Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura melaporkan perkembangan pelayanan kesehatan selama…
Leave a Reply