Papua Serius Garap Pelabuhan Depapre, Studi Lapangan ke Tegal Dilakukan
TEGAL , admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perhubungan melakukan kunjungan konsultasi ke Kantor…
Wednesday, 04 March 2026 - 08:42 WIT
Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar pertemuan bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam rangka membahas program Presiden terkait pembangunan Kampung Nelayan Modern (Kalamo). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Kota Sorong, Rabu (04/03/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan industri perikanan berbasis kerakyatan di wilayah Papua, khususnya Papua Barat Daya.
Direktur Kepelabuhanan Perikanan KKP, Ady Candra, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Barat Daya atas dukungan terhadap program strategis nasional tersebut.
“Untuk membangun industri perikanan untuk rakyat, terutama melalui Kampung Nelayan Modern (Kalamo). Dan terima kasih untuk Pak Gubernur, ini sudah membantu kami, dan tim kami sudah survei di Kota Sorong dan di Raja Ampat. Mudah-mudahan ini bisa kita implementasikan di tahun ini,” ujar Ady Candra.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan Kampung Nelayan Modern di Papua minimal 200 titik, sementara secara nasional ditargetkan mencapai 1.000 titik.
“Tahun ini untuk Papua sendiri minimal 200, untuk nasional ada 1.000, dan kita harapkan ini sesuai dengan arahan Pak Presiden, ini berlanjut sampai dengan nanti di 2028,” jelasnya.

Terkait target khusus di Papua Barat Daya, Ady Candra menegaskan pihaknya tidak menetapkan angka pasti, namun akan mempertimbangkan kesiapan daerah.
“Kita tidak menargetkan, tapi memang tadi dari diskusi sudah disampaikan memang kesiapan, kepastian status lahan clear and clean itu penting. Kalau tahun ini banyak yang lahannya clear and clean dan secara kriteria teknis memenuhi dan juga ada dukungan dari Pemda, ya kita akan usulkan untuk segera dibangun,” terangnya.
Ia juga membuka peluang Papua Barat Daya mendapatkan prioritas jika kesiapan administrasi dan teknis terpenuhi.
“Kita target kita Papua minimal 200. Kalau seandainya banyak di Papua Barat Daya, ya kenapa tidak untuk kita prioritaskan. Tapi jangan khawatir juga, ini program berlanjut sampai dengan 2028, jadi tidak mesti dipaksakan tahun ini juga,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas Kampung Nelayan Modern di Raja Ampat yang telah dibangun sebagai proyek percontohan.
Ady Candra menyebut kawasan tersebut nantinya akan menjadi pusat aktivitas perikanan atau hub bagi wilayah sekitarnya.
“Ya, itu kita harapkan menjadi hub nantinya, dan itu menjadi model untuk titik-titik lain di Raja Ampat. Dan kita harapkan nanti seluruh aktivitas perikanan itu terpusat, dan tentunya ini sangat membantu pemerintah untuk melakukan pembinaan dan juga monitoring data hasil tangkapan mereka,” ungkapnya.
Terkait peresmian Kampung Nelayan Modern di Raja Ampat, ia berharap dapat dilakukan dalam waktu dekat setelah koordinasi antara Gubernur dan Menteri Kelautan dan Perikanan.
“Saya berharap nanti Pak Gub ketemu Pak Menteri dalam waktu dekat, mungkin Pak Gub bisa lapor ke Pak Menteri. Tapi memang sudah diproses siap untuk digunakan yang di Raja Ampat. Harus siap digunakan karena sudah kita bangun,” pungkasnya.
Program Kampung Nelayan Modern diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat rantai distribusi hasil perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan di Papua Barat Daya.[RED]
Posted in Daerah, Ekonomi, Papua Barat Daya, Pemerintahan, Sorong
TEGAL , admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perhubungan melakukan kunjungan konsultasi ke Kantor…
Jayapura, admediapapua.co.id – Di Papua, hampir setiap gagasan besar selalu diuji dengan satu pertanyaan yang…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menekankan pentingnya tahapan survei, identifikasi, dan desain (SID) sebagai…
JAYAPURA,admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut…
Leave a Reply