BKN Dorong Percepatan Manajemen Talenta ASN di Papua, Melalui Profilling
Jayapura, admediapapua.co.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendorong percepatan implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara…
Sunday, 20 September 2026 - 11:13 WIT

Jayapura, admediapapua.co.id-Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta Dewan Komisaris dan Direksi PT Irian Bhakti Papua yang baru dilantik segera bekerja dan melakukan pembenahan untuk meningkatkan kinerja perusahaan daerah. Pesan tersebut disampaikan Fakhiri dalam acara pelantikan Dewan Komisaris dan Direksi PT Irian Bhakti Papua yang berlangsung Sabtu (19/9/2026) di Aula Gedung Negara, Dok V, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.
Dalam sambutannya, Fakhiri menegaskan jabatan yang diberikan kepada jajaran baru bukan sekadar posisi, melainkan amanah besar untuk mengelola perusahaan dan aset daerah.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tapi merupakan tanggung jawab besar untuk mengelola perusahaan, aset, dan kepercayaan Pemerintah Provinsi Papua demi memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.”ujar Fakhiri dalam release yangt diterima admediapapua.co.id.
Fakhiri mengatakan PT Irian Bhakti Papua memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian dari perjalanan perekonomian di Tanah Papua. Dengan aset serta jaringan cabang yang tersebar di berbagai wilayah, perusahaan dinilai memiliki modal strategis untuk terus berkembang.
“Dengan sejarah, aset, serta jaringan cabang yang tersebar di berbagai wilayah, perusahaan ini memiliki modal strategis untuk terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujar Fakhiri.
Karena itu, Fakhiri menitipkan lima hal penting kepada seluruh jajaran pengurus PT Irian Bhakti Papua. Perkuat tata kelola perusahaan Pertama, Fakhiri meminta pengurus baru memperkuat tata kelola perusahaan dengan menerapkan prinsip good corporate governance secara konsisten. “Saya berharap kita dapat menerapkan prinsip good corporate governance secara konsisten: transparan, akuntabel, dan kewajaran,” katanya.
Menurut dia, setiap keputusan perusahaan harus diambil secara profesional, hati-hati dan berintegritas serta tetap memperhatikan kepentingan perusahaan dan daerah. Aset harus produktif Kedua, Fakhiri meminta seluruh aset dan jaringan perusahaan dipetakan dan dimanfaatkan secara produktif. “Aset yang kita miliki jangan hanya dipandang sebagai warisan, tetapi sebagai modal untuk menciptakan pertumbuhan baru,” tegasnya.

Ia meminta jajaran PT Irian Bhakti Papua memastikan aset dan jaringan cabang yang tersebar di Tanah Papua dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah. Jadi penggerak ekonomi daerah Ketiga, Fakhiri mendorong PT Irian Bhakti Papua menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.
“PT Irian Bhakti Papua harus mampu memperkuat sektor-sektor unggulan Papua, memperkuat distribusi kebutuhan pokok hingga ke kampung-kampung, serta memberikan kontribusi yang nyata terhadap pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa BUMD tidak hanya berorientasi pada aktivitas bisnis. “BUMD harus hadir bukan hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga harus sebagai instrumen pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat,” kata Fakhiri.
Jangan takut berinovasi Keempat, Fakhiri meminta pengurus baru berani melakukan inovasi dan tidak terjebak pada pola kerja yang stagnan. “Lakukan diversifikasi usaha, bangun kemitraan strategis, dan manfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi,” ujarnya.
Namun, ia mengingatkan setiap inovasi tetap harus dilakukan secara terukur, hati-hati dan dapat dipertanggungjawabkan. Perkuat SDM Papua Kelima, Fakhiri memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sumber daya manusia Papua. “Berikan ruang yang seluas-luasnya bagi orang asli Papua dan tenaga kerja lokal Papua melalui pelatihan, magang, peningkatan kapasitas, serta jenjang karier yang jelas,” katanya.
Menurut Fakhiri, afirmasi terhadap SDM Papua harus berjalan beriringan dengan profesionalisme dan kompetensi. “Afirmasi harus berjalan seiring dengan profesionalisme dan kompetensi agar semakin banyak anak Papua mampu menduduki posisi strategis di perusahaan ini,” ujarnya.
Minta pengurus turun ke lapangan Fakhiri juga secara khusus meminta Direktur Utama dan Komisaris Utama tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung melihat kondisi perusahaan. “Senior memang harus tut wuri handayani. Tapi ini harus tetap turun ke lapangan untuk bisa menyiapkan hal tadi, termasuk tata kelola memperbaiki yang masih kurang-kurang di PT Irian Bhakti Papua ini,” tegasnya.

Kepada Dewan Komisaris, Fakhiri meminta fungsi pengawasan dijalankan secara aktif, objektif dan konstruktif. Sementara Direksi diminta membangun kepemimpinan yang solid dan berorientasi pada hasil. Tinggalkan persoalan lama, fokus bekerja Fakhiri juga meminta pengurus baru tidak larut dalam persoalan masa lalu. Menurutnya, pergantian kepengurusan harus menjadi momentum untuk menatap ke depan.
“Cerita yang kemarin, setelah bertemu dengan saya, berarti sudah selesai. Hari ini sudah dilantik, kita tinggalkan yang kemarin,” ujarnya.
Ia meminta seluruh jajaran segera bekerja dan memperbaiki kinerja perusahaan. “Mari kita menjadi orang yang selalu menatap ke depan dengan melihat pijakan langkah kita yang ada di bawah. Kita tidak perlu lagi mengingat yang kemarin, tetapi saya minta mari sama-sama berlari,” kata Fakhiri.
Fakhiri juga mengingatkan bahwa pengurus baru akan terus dievaluasi berdasarkan kinerja. “Semua yang hari ini kami lantik, besok juga bisa saya cabut. Jadi saya minta bekerja; evaluasi hari ini saya sudah lantik berarti evaluasi mulai berjalan,” tegasnya.
Jangan rombak yang sudah baik Di sisi lain, Fakhiri memberikan apresiasi kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi periode sebelumnya atas pengabdian dan kerja yang telah dilakukan. Ia meminta pengurus baru menjadikan capaian sebelumnya sebagai pijakan, bukan melakukan perubahan tanpa dasar.
“Jangan melakukan perombakan-perombakan secara tumpangan; yang baik diteruskan dan ditingkatkan, yang kurang baik diperbaiki untuk bisa cepat berlari mengejar target-target yang akan diberikan oleh Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Fakhiri berharap sinergi antara Komisaris, Direksi, karyawan, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat menjadi kekuatan bersama dalam mengembangkan PT Irian Bhakti Papua. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua untuk mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera dan harmoni.
“PT Irian Bhakti Papua harus mengambil bagian transformasi tersebut melalui tata kelola yang responsif, penguatan SDM, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, serta kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua,” kata Fakhiri.
Menutup sambutannya, Fakhiri kembali menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada seluruh Dewan Komisaris dan Direksi PT Irian Bhakti Papua yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa perusahaan daerah tersebut menjadi perusahaan yang sehat, profesional, inovatif dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan di Tanah Papua.(…)
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendorong percepatan implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara…
Jayapura, admediapapua.co.id-Posyandu di Provinsi Papua didorong untuk bertransformasi menjadi pusat layanan dasar yang lebih terintegrasi,…
Jayapura, admediapapua.co.id-Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta Dewan Komisaris dan Direksi PT Irian Bhakti Papua…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Keterbatasan fiskal menjadi salah satu tantangan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Papua Ra’fatul…
Leave a Reply