Kementan Percepat Program Cetak Sawah 30 Ribu Hektare di Papua, Tahap SID Jadi Kunci Sukses
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menekankan pentingnya tahapan survei, identifikasi, dan desain (SID) sebagai…
Saturday, 07 February 2026 - 01:56 WIT
MANOKWARI, admediapapua.co.id – Angin perubahan berembus di Markas Kepolisian Daerah Papua Barat. Bukan sekadar pergantian jabatan rutin, suksesi kepemimpinan dari Irjen Pol Johnny Eddizon Isir kepada Brigjen Pol Alfred Papare yang resmi dilantik pada Jumat (6/2/2026), membawa harapan baru bagi stabilitas di Bumi Kasuari.
Sebagai putra daerah, Alfred Papare tidak hanya memikul tanggung jawab operasional, tetapi juga ikatan emosional dengan tanah kelahirannya. Dalam pernyataan perdananya pasca-serah terima Jabatan, Jenderal Bintang satu ini menegaskan bahwa “keamanan” tidak akan dicapai dengan tangan besi, melainkan melalui pendekatan yang lebih lembut namun tetap profesional.

Melanjutkan Fondasi, Bukan Mengganti Alih-alih membawa narasi perubahan radikal, Alfred memilih jalur apresiasi. Ia memberikan penghormatan tinggi kepada pendahulunya, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, yang kini dipromosikan sebagai Kadiv Humas Polri. Menurutnya, stabilitas yang ada saat ini adalah buah dari kerja keras pendahulunya yang harus dijaga keberlanjutannya.
“Banyak prestasi yang telah beliau capai. Itu menjadi motivasi bagi kami untuk melanjutkan serta menyelesaikan program-program yang masih berjalan,” ungkap Alfred di hadapan awak media.
Filosofi Humanis: Kolaborasi di Atas Konfrontasi Poin menarik yang ditekankan Alfred adalah strateginya dalam menjaga Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Ia menyadari betul bahwa karakteristik Papua Barat yang unik memerlukan penanganan yang spesifik. Baginya, polisi bukanlah satu-satunya aktor dalam menjaga kedamaian.
Ia berencana mempererat tali silaturahmi dengan pilar-pilar penting di masyarakat: Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan elemen sipil lainnya. Strategi ini menandakan pergeseran pola pengamanan yang lebih mengedepankan dialog ketimbang tindakan represif.
“Kami akan berupaya maksimal meningkatkan pelayanan dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan profesional,” tegasnya.
Harapan di Ujung Tongkat Komando Transisi ini menandai babak baru bagi Polda Papua Barat. Dengan kepemimpinan seorang putra daerah yang memahami denyut nadi masyarakatnya, harapan akan Papua Barat yang lebih damai, kondusif, dan saling menghargai kian nyata.
Di bawah komando Alfred Papare, masyarakat menanti bagaimana janji “pendekatan humanis” ini akan diterjemahkan dalam aksi nyata di lapangan—memastikan bahwa hukum tetap tegak tanpa harus melukai rasa keadilan dan kemanusiaan warga di Tanah Papua. (Red)
Posted in Manokwari, Pemerintahan
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menekankan pentingnya tahapan survei, identifikasi, dan desain (SID) sebagai…
JAYAPURA,admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik di…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Bertempat di Gedung Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Sabtu (18/4/2026), Tim…
Leave a Reply