Masyarakat Adat Tepera Wauna Serahkan Hak Guna Pakai Tanah Pesisir Depapre ke Pemprov Papua

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Wednesday, 29 April 2026 - 04:18 WIT

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Masyarakat adat Tepera Wauna di Kampung Waiya, Nauyoseray, Tanah Merah, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, secara simbolis menyerahkan surat pernyataan hak guna pakai tanah dan perairan pantai laut kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

Penyerahan tersebut berlangsung dalam tatap muka antara Ondoafri dan masyarakat Depapre
dengan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, di Kabupaten Jayapura, Rabu (29/4/2026).

Ondoafi Tepera Wauna Yowari Depapre,
Septinus Jariserow, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen masyarakat adat untuk mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan generasi mendatang.

“Hidup kita harus bermanfaat dan berkualitas untuk orang lain, terutama bagi anak cucu kita ke depan. Karena itu, kami berpikir bagaimana harus bekerja sama dengan pemerintah untuk merubah hidup ini,” katanya.

Ia menjelaskan, masyarakat adat sepakat menyerahkan kawasan pesisir, mulai dari bibir pantai hingga batas karang laut, untuk dimanfaatkan pemerintah melalui skema hak guna pakai.

“Lokasi dari bibir pantai sampai ke laut itu kami serahkan. Tapi kami juga ingin dilibatkan dalam pembangunan, supaya kami bisa hidup lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, potensi wilayah pesisir Depapre sangat besar, baik dari sektor perikanan maupun pariwisata. Namun, potensi tersebut belum dikelola secara optimal oleh masyarakat.

“Tuhan sudah kasih kami laut yang indah dan kaya. Jangan kita cari pekerjaan di kota, pekerjaan ada di kampung. Tinggal bagaimana kita kelola dengan baik,” ucapnya.

Jariserow juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah agar pembangunan di wilayah pesisir benar-benar membawa perubahan nyata.

“Kalau pemimpin sudah ada di sini, daerah ini tidak akan miskin lagi. Pasti ada perubahan dan peningkatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyerahan hak guna pakai tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk kepercayaan masyarakat adat kepada pemerintah untuk membangun kawasan pesisir secara berkelanjutan.

“Kami tidak hibahkan, tapi kami serahkan sebagai hak guna pakai. Ini rumah kita bersama. Adat adalah mama kita bersama,” katanya.

Masyarakat berharap pembangunan di kawasan tersebut, termasuk rencana pengembangan pelabuhan dan tempat pendaratan ikan (TPI), dapat menjadi pintu gerbang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Depapre.

“Kami yakin pelabuhan kecil ini ke depan akan jadi besar. Semua potensi ada di sini, tinggal bagaimana kita kelola bersama,” katanya. (***)

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Booth Dekranasda Papua Jadi Magnet di HUT ke-46 Dekranas, Selvi Ananda Terpukau dengan Pesona Bumi Cenderawasih

Makassar, admediapapua.co.id – Sulawesi Selatan, Jumat, 10 Juli 2026 – Keindahan alam dan kekayaan budaya…

Gubernur Papua Dorong Putra Asli Papua Pimpin Imigrasi, Menteri Agus Andrianto Langsung Merespons

Jakarta, admediapapua.co.id – 9 Juli 2026 – Gubernur Papua Matius Fakhiri melakukan audiensi dengan Menteri…

Gubernur Papua Temui Menteri KKP, Bahas Pengembangan Kampung Nelayan hingga Pelabuhan Perikanan

JAKARTA, admediapapua.co.id – 8 Juli 2026 – Gubernur Papua Matius Fakhiri bertemu Menteri Kelautan dan…

Gubernur Papua Temui Menteri PU, Dorong Percepatan Konektivitas Jalan dan Jembatan di Tanah Papua

Jakarta, admediapapua.co.id – 7 Juli 2026 – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, didampingi Anggota DPR RI…

Gubernur Papua Temui Kepala BNPB, Minta Dukungan Tangani Kekeringan, Abrasi hingga Gempa

JAKARTA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius Fakhiri melakukan audiensi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan