Gubernur Papua Turun Langsung, Temui Masyarakat Adat yang Palang Jalan Menuju FDS
SENTANI , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius Fakhiri bertemu langsung dengan masyarakat yang melakukan pemalangan…
Saturday, 22 August 2026 - 09:19 WIT

SENTANI , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius Fakhiri bertemu langsung dengan masyarakat yang melakukan pemalangan jalan alternatif dan akses masuk menuju lokasi Festival Danau Sentani, Sabtu (22/8/2026).
Masyarakat yang melakukan pemalangan tersebut merupakan pemilik hak ulayat dari tiga kampung, yakni Kampung Asei Kecil, Asei Besar, dan Nendali.
Pertemuan tersebut dilakukan Fakhiri untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, serta persoalan yang menjadi dasar masyarakat melakukan pemalangan terhadap akses menuju lokasi Festival Danau Sentani.

Dalam pertemuan itu, Fakhiri mengedepankan komunikasi dan dialog bersama masyarakat untuk mencari solusi terbaik atas persoalan yang terjadi.
“Saya datang ke sini untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Saya ingin mendengar apa yang menjadi persoalan dan apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” ujar Fakhiri.
Masyarakat pemilik hak ulayat dari tiga kampung tersebut menyampaikan sejumlah aspirasi terkait akses jalan dan kepentingan mereka sebagai pemilik hak ulayat di kawasan yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan.
Fakhiri menegaskan bahwa pemerintah perlu mendengar dan menghargai aspirasi masyarakat adat, khususnya yang berkaitan dengan hak ulayat.
“Kita harus duduk bersama dan mencari jalan keluar. Semua persoalan harus diselesaikan dengan komunikasi dan musyawarah,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat dan seluruh pihak yang berkepentingan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses penyelesaian persoalan berlangsung.
“Pemerintah hadir untuk mendengar masyarakat. Kita akan mencari solusi yang baik sehingga kepentingan masyarakat tetap diperhatikan dan kegiatan Festival Danau Sentani juga dapat berjalan dengan aman,” tuturnya.
Pertemuan langsung antara Gubernur Papua dan masyarakat pemilik hak ulayat dari Asei Kecil, Asei Besar, dan Nendali tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membuka ruang penyelesaian atas persoalan yang terjadi.
Pemerintah selanjutnya diharapkan dapat menindaklanjuti aspirasi masyarakat bersama pihak-pihak terkait, sehingga persoalan mengenai akses dan hak ulayat dapat diselesaikan melalui mekanisme dialog serta musyawarah.
Festival Danau Sentani sendiri merupakan salah satu agenda budaya dan pariwisata penting di Papua yang melibatkan masyarakat adat serta menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Sentani.(***)
Posted in Jayapura
SENTANI , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius Fakhiri bertemu langsung dengan masyarakat yang melakukan pemalangan…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia terus mengakselerasi pelaksanaan Program…
Jayapura, admediapapua.co.id– Di tengah rutinitas yang padat dan tuntutan aktivitas sehari-hari, kebutuhan untuk beristirahat dan…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menerima kunjungan Putri Indonesia asal Papua, Glorya…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, melayat ke rumah duka almarhumah Ibu Selvi Rika…
Leave a Reply