Program Pendidikan Unggulan Papua Diluncurkan, 1.000 Mahasiswa dan Ratusan Pelajar Jadi Sasaran
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua resmi meluncurkan Program PACE (Pelajar Cerdas) dan MACE (Mahasiswa…
Wednesday, 10 June 2026 - 04:47 WIT

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meninjau langsung proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 29 Jayapura di Kamkey, Distrik Abepura, serta Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 Jayapura di kawasan Tanjung Ria yang berlokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayapura, Selasa (9/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur melihat secara langsung aktivitas belajar siswa serta kesiapan fasilitas pendidikan yang menjadi bagian dari Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Fakhiri mengatakan, saat ini terdapat empat Sekolah Rakyat yang telah berjalan di Provinsi Papua, yakni di Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura. Ke depan, program tersebut diharapkan dapat hadir di seluruh kabupaten di Papua.

“Di Provinsi Papua saat ini baru terbangun empat Sekolah Rakyat, yaitu di Biak Numfor, Sarmi, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Nanti akan dibangun di semua kabupaten sehingga semakin banyak anak-anak Papua yang bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujar Fakhiri.
Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu maupun mereka yang kehilangan orang tua.
“Kami berdoa supaya niat baik Bapak Presiden ini bisa terwujud. Anak-anak yang putus sekolah atau berasal dari keluarga tidak mampu tetap bisa bersekolah dengan baik. Sekolah-sekolah ini nantinya dibangun secara representatif dengan fasilitas asrama yang luar biasa,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan Sekolah Rakyat yang telah dipersiapkan saat ini diharapkan segera memasuki tahap konstruksi dalam waktu dekat.

“Kami mendapat laporan bahwa sekolah rakyat ini sudah berproses. Mudah-mudahan akhir bulan ini atau awal bulan depan sudah masuk tahap pembangunan,” ucapnya.
Fakhiri juga mengungkapkan sejumlah pemerintah daerah telah mengajukan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah masing-masing, di antaranya Kabupaten Supiori, Kepulauan Yapen, Waropen, Keerom dan Kabupaten Jayapura.
“Beberapa bupati sudah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat, seperti di Supiori, Yapen, Waropen dan Keerom. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap pendidikan yang inklusif memang sangat besar di Papua,” katanya.
Menurut Gubernur, keberadaan Sekolah Rakyat sangat penting untuk menjangkau anak-anak yang selama ini belum terakomodasi dalam sistem pendidikan formal akibat keterbatasan ekonomi maupun kondisi sosial keluarga.

“Kami berharap anak-anak Papua yang orang tuanya berkekurangan, yang tidak memiliki orang tua, atau yang membutuhkan perhatian khusus, bisa mendapatkan layanan pendidikan yang sangat baik melalui Sekolah Rakyat yang dibangun oleh pemerintah,” ujarnya.
Fakhiri bahkan mencontohkan adanya calon siswa dari Biak yang kehilangan kedua orang tuanya akibat musibah, sehingga nantinya akan diarahkan untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Ada anak-anak yang menjadi yatim piatu karena suatu musibah. Mereka inilah yang harus hadir dalam perhatian negara. Sekolah Rakyat menjadi salah satu solusi agar mereka tetap memiliki masa depan yang baik,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua akan terus mendukung dan mengawal pelaksanaan program tersebut melalui kolaborasi dengan Dinas Sosial, Dinas Pendidikan serta Kementerian Sosial RI.
“Saya sudah meminta Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Pendidikan untuk berkolaborasi dengan baik bersama Kementerian Sosial agar program pendidikan melalui Sekolah Rakyat ini berjalan optimal dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” kata Fakhiri.
Sebagai penutup, Gubernur Papua menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak Papua melalui Program Sekolah Rakyat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Presiden Prabowo yang memiliki hati untuk mengurus anak-anak bangsa. Harapan kami, anak-anak Papua dapat memperoleh layanan pendidikan yang sama baiknya dengan saudara-saudara mereka di daerah lain dan mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya.(***)
Posted in Pendidikan
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua resmi meluncurkan Program PACE (Pelajar Cerdas) dan MACE (Mahasiswa…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, secara resmi meluncurkan Kartu Pace Mace dalam…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meninjau langsung proses belajar mengajar di Sekolah…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Komitmen untuk membentuk generasi emas Papua yang tangguh, berkarakter, dan beriman…
Supiori , admediapapua.co.id – Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Provinsi Papua, Ny. RA’fatul Mulkiah…
Leave a Reply