Gubernur Papua Buka Pelatihan Dasar Kepemimpinan Himpunan Pemuda Papua 2026
Jayapura, admediapapua.co.id — Gubernur Papua Matius Fakhiri membuka Pelatihan Dasar Kepemimpinan Himpunan Pemuda Papua Tahun…
Friday, 22 May 2026 - 23:35 WIT

BIAK, admediapapua.co.id – Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra meminta dukungan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri untuk mengatasi keterbatasan transportasi udara dan mendorong hilirisasi sektor perikanan di wilayahnya.
Hal itu disampaikan Mansnembra saat menerima kunjungan Gubernur Papua di Biak Numfor, Jumat (22/5/2026). Menurutnya, kehadiran gubernur menjadi harapan besar masyarakat untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan daerah.
“Kehadiran Gubernur merupakan pergumulan panjang kami, karena ada banyak harapan yang kami ingin wujudkan,” katanya.

Dihadapan Gubernur, Ia menyoroti keterbatasan penerbangan menuju dan dari Biak. Meski memiliki Bandara internasional, layanan penerbangan dinilai masih sangat minim sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat.
“Biak dengan sebuah kebanggaan bandara internasional, tetapi hari ini maskapai yang melayani untuk penerbangan masuk keluar cuma Lion Air dan itu hanya empat kali saja,” ujarnya.
Menurut Mansnembra, kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh tiket pesawat, terutama pada hari-hari tertentu ketika arus penumpang meningkat.
“Ketika nanti hari Minggu, hari Selasa, hari Kamis mau balik meninggalkan Biak, semua lagi pada antre untuk mendapatkan tiket,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berharap Pemerintah Provinsi Papua dapat mendorong penambahan penerbangan rutin ke daerah tersebut.
Selain transportasi udara, Mansnembra juga menyoroti tingginya angka pengangguran di Biak Numfor. Padahal daerahnya memiliki dua potensi unggulan, yakni sektor perikanan dan pariwisata.
Menurut dia, saat ini terdapat sekitar enam investasi perikanan yang beroperasi di wilayah tangkap 717 dengan ratusan kapal penangkap ikan beraktivitas di perairan Biak Numfor.
Namun, ia berharap investasi yang masuk tidak hanya mengambil hasil laut mentah untuk dibawa keluar Papua.

“Kita berharap ke depan siapapun investor yang masuk di Papua jangan hanya membawa hasil tangkap, tetapi harus ada izin pengelolaan di Biak dan sekitarnya,” katanya.
Ia menilai keberadaan industri pengolahan seperti pabrik pengalengan ikan akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Papua, khususnya di Biak Numfor. (***)
Buatkan judul berbeda
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id — Gubernur Papua Matius Fakhiri membuka Pelatihan Dasar Kepemimpinan Himpunan Pemuda Papua Tahun…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri secara resmi menutup Pemusatan Pendidikan dan Latihan…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Resepsi Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menghadiri pemberian Remisi Umum dalam rangka…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF menyampaikan apresiasi kepada seluruh…
Leave a Reply