Tutup Doa dan Puasa Massal, Gubernur Papua Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Aksi Nyata

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Friday, 04 September 2026 - 11:22 WIT

SENTANI , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan pentingnya menjadikan Gerakan Doa dan Puasa Massal Se-Tanah Papua Tahun 2026 sebagai titik balik untuk mempererat persatuan serta mendorong pemulihan di Tanah Papua.

Pernyataan itu disampaikan saat penutupan kegiatan yang berlangsung di Jayapura, Kamis (3/9/2026). Menurutnya, gerakan yang diikuti secara serentak oleh berbagai elemen masyarakat tersebut tidak boleh dipandang sekadar agenda seremonial, tetapi sebagai panggilan rohani untuk membangun Papua yang lebih damai dan sejahtera.

Fakhiri mengapresiasi keterlibatan luas masyarakat, mulai dari gereja, komunitas doa, pemerintah daerah hingga berbagai kelompok lainnya. Ia menilai semangat “Satu Hari, Satu Hati, Satu Doa bagi Papua” menjadi simbol kekuatan kolektif dalam membangun daerah.

“Makna doa dan puasa tidak berhenti pada kegiatan spiritual, tetapi menjadi wujud kerendahan hati dan kesatuan tujuan dalam memohon kebaikan bagi Papua,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Papua memiliki potensi besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketimpangan pembangunan, kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan, hingga persoalan keamanan. Karena itu, pembangunan membutuhkan peran bersama seluruh komponen masyarakat.

Menurutnya, gereja dan tokoh agama memiliki peran sebagai penopang moral, tokoh adat menjaga nilai budaya, pelaku usaha menggerakkan ekonomi, akademisi memperkuat pengetahuan, sementara pemuda dan perempuan menjadi motor perubahan di tengah masyarakat.

Fakhiri menekankan bahwa nilai-nilai doa harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti membangun kepedulian, kejujuran, serta semangat melayani.

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan visi pembangunan Papua, yakni Papua CERAH (Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni), yang menekankan keseimbangan antara pembangunan manusia, pemerataan kesejahteraan, serta kehidupan sosial yang damai dan saling menghargai.

“Kita mungkin berbeda latar belakang, tetapi kita tetap satu dalam rumah besar Tanah Papua,” katanya.

Menutup kegiatan tersebut, Gubernur berharap gerakan doa dan puasa tidak berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan terus berlanjut dalam bentuk aksi nyata demi kemajuan Papua.

“Tuhan memberkati Tanah Papua,” pungkasnya.(***)

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Berkas 17 Nama Calon Ketua Sinode KINGMI Diterima Panitia Seleksi

Jayapura, admediapapua.co.id-Panitia Seleksi Ketua Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua mencatat 17 nama…

Gubernur MDF Siapkan KKR di Setiap Kabupaten, Sambut Natal Papua Mulai 20 November

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyampaikan sejumlah agenda keagamaan yang akan…

Gubernur MDF Ajak GPdI Perkuat Persatuan dan Ambil Bagian dalam Pembangunan Papua

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengajak seluruh warga Gereja Pentakosta di…

Gubernur MDF Dorong GKI Alfa Omega Bhayangkara Perkuat Peran dalam Pembangunan Papua

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Selasa (29/9/2026) — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengajak seluruh keluarga…

Gubernur MDF Kunjungi Katedral Kristus Raja, Pemprov Papua Siap Perhatikan Rumah Ibadah

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Suasana penuh refleksi mewarnai kunjungan Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri ke…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan