Gubernur Fakhiri Dukung Festival Budaya Biak Melanesia dengan 500 Ukulele
Jayapura, admediapapua.co.id. – Festival Budaya Biak Melanesia 2026 akan berlangsung di Kabupaten Biak Numfor pada…
Thursday, 01 October 2026 - 07:46 WIT

Jayapura, admediapapua.co.id. – Festival Budaya Biak Melanesia 2026 akan berlangsung di Kabupaten Biak Numfor pada 17–21 Oktober 2026. Kegiatan ini dirancang menjadi ruang pertemuan budaya dari berbagai wilayah Tanah Papua, sejumlah daerah di Indonesia, hingga negara-negara kawasan Pasifik.
Perhelatan tahun ini tidak lagi berfokus pada kebudayaan Biak semata. Sejumlah daerah dari Papua Raya serta Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Maluku Utara dijadwalkan ambil bagian dalam rangkaian festival.
Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, mengatakan perubahan nama dari Festival Budaya Biak menjadi Festival Budaya Biak Melanesia sejalan dengan semakin luasnya cakupan peserta dan budaya yang ditampilkan.

“Bukan hanya dari Biak saja, tetapi dalam skala Papua se-Papua Raya kami hadirkan di sana. Kemudian beberapa daerah Melanesia dan beberapa negara dari Pasifik juga hadir,” ujar Jimmy usai bertemu Gubernur Papua Matius D. Fakhiri di Gedung Negara, Jayapura, Kamis (1/10/2026) dalam release yang diterima admediapapua.co.id.
Menurutnya, festival tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Papua sekaligus identitas Melanesia kepada masyarakat dari berbagai daerah.“Kalau ingin lihat Papua, ingin lihat ras Melanesia, ingin lihat pertunjukan dan apa itu orang Papua, jangan datang jauh-jauh. Datang ke Biak,” katanya.
Dukungan terhadap pelaksanaan festival juga datang dari Pemerintah Provinsi Papua. Dalam pertemuan dengan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, Jimmy menyampaikan kesiapan pelaksanaan kegiatan sekaligus agenda pembukaan festival pada 17 Oktober 2026.
Fakhiri disebut menyatakan kesediaannya untuk menghadiri pembukaan Festival Budaya Biak Melanesia.

Pemprov Papua juga memberikan bantuan 500 ukulele yang akan digunakan dalam pertunjukan pembukaan. Alat musik tersebut nantinya dimainkan oleh para pelajar.
Jumlah peserta pertunjukan diperkirakan mencapai sekitar 1.500 anak dan masih terbuka kemungkinan bertambah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan masyarakat, terlebih anak-anak didik, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua yang telah memberikan bantuan 500 ukulele,” tutur Jimmy.
Jimmy menjelaskan, Festival Budaya Biak pada 2024 dan 2025 masih berorientasi pada kebudayaan Biak. Memasuki penyelenggaraan 2026, cakupan festival diperluas dengan memasukkan unsur Melanesia dan melibatkan lebih banyak daerah.

Persiapan festival turut memperoleh dukungan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, DPD RI, serta DPR RI.
Jimmy berharap Biak dapat menjadi ruang perjumpaan berbagai komunitas budaya di Tanah Papua dalam satu agenda.
“Ke Biak bisa ketemu Jayapura, bisa ketemu Serui, Sorong, Timika, Wamena, Merauke, dan semua Tanah Papua ada di Biak tanggal 17 sampai 21 Oktober dalam Festival Budaya Biak Melanesia,” ujarnya.(..)
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id. – Festival Budaya Biak Melanesia 2026 akan berlangsung di Kabupaten Biak Numfor pada…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk memperkuat…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Franklin E. Wahey,…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) bersama Pemerintah Provinsi Papua menyetujui Rancangan…
Jayapura, admediapapua.co.id – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Provinsi Papua…
Leave a Reply