Denny Bonai Temui Massa Aksi, DPR Papua Siap Kawal Aspirasi
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, turun langsung menemui dan menerima aspirasi…
Thursday, 12 March 2026 - 08:30 WIT
Aimas, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Warmon Aimas hingga sejumlah toko pusat perbelanjaan di Aimas, Kabupaten Sorong, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan pemantauan harga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah ini dipimpin oleh Asisten III Setda Papua Barat Daya, Atika Rafika bersama unsur Forkopimda dan sejumlah instansi terkait.
Pemantauan dilakukan di Pasar Warmon Aimas serta beberapa toko pusat perbelanjaan guna memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok kebutuhan masyarakat tersedia menjelang hari raya.
Atika Rafika menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang perayaan hari besar keagamaan.
“Hari ini Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama tim melakukan kunjungan ke Pasar Warmon di Kabupaten Sorong. Sebelumnya tim juga sudah melakukan pemantauan di Kota Sorong. Tujuannya untuk memantau harga-harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tim menemukan bahwa harga sejumlah bahan pokok masih relatif stabil. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun kenaikannya dinilai tidak signifikan dan masih dalam batas yang wajar.
Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok sangat penting dijaga karena berkaitan langsung dengan tingkat inflasi daerah yang terus dipantau oleh pemerintah pusat.
“Kalau harga-harga ini naik secara drastis tentu akan berpengaruh terhadap inflasi. Karena itu kami terus melakukan pemantauan agar kenaikan harga tetap terkendali,” katanya.
Selain memantau harga, tim juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan bahan pokok yang dijual oleh para pedagang di pasar.
Berdasarkan informasi dari pedagang, stok kebutuhan pokok hingga saat ini masih tersedia dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun demikian, sebagian besar barang yang dijual masih berasal dari produksi lokal, sementara pasokan dari luar daerah belum sepenuhnya masuk ke wilayah Kabupaten Sorong.
“Alhamdulillah ketersediaan masih aman. Para pedagang juga menyampaikan belum ada kenaikan harga yang signifikan. Kita berharap ketika barang dari luar mulai masuk, harga bisa tetap stabil dan tidak terjadi kelangkaan,” ucap Atika Rafika.(**)
Posted in Daerah, Ekonomi, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Pemerintahan, Sorong
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, turun langsung menemui dan menerima aspirasi…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Rencana pengembangan Rumah Sakit Mathen Indey di Kota Jayapura memunculkan respons penolakan…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua menegaskan komitmennya menghadirkan sistem transportasi modern dan ramah lingkungan sebagai…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius Fakhiri memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun…
Leave a Reply