Dari Jayapura, Papua Pacu Kemandirian Beras Lewat Program Cetak Sawah 30.000 Hektare

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Thursday, 19 February 2026 - 08:00 WIT

Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua memulai penanaman perdana padi di Kota Jayapura sebagai tindak lanjut program cetak sawah tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya besar mendorong kemandirian pangan, khususnya beras, di Tanah Papua.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pangan (TPHP) Provinsi Papua, Lunanka V.M.L. Daimboa, mengatakan, pada 2025 terdapat empat lokasi cetak sawah di Papua, salah satunya di Kota Jayapura dengan luasan 100 hektare.

“Penanaman perdana hari ini dilakukan di Jln Imigrasi Koya Timur, Distrik Muara Tami. Dengan kegiatan ini, Kota Jayapura dinyatakan siap melakukan penanaman padi seluas 100 hektare,” kata Lunanka usai bertemu Gubernur di Kota Jayapura, Rabu (18/2/2026).

Dari penanaman itu, Ia berharap ke depan Kota Jayapura dapat menjadi salah satu wilayah andalan Provinsi Papua dalam pengembangan cetak sawah. Selain itu, Papua pada tahun ini mengupayakan perluasan cetak sawah hingga 30.000 hektare.

“Ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, agar Papua maju dalam swasembada pangan, bahkan menuju kedaulatan pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Papua, Aser Rouw, menyampaikan bahwa sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian, pihaknya mendukung penuh usulan Pemerintah Provinsi Papua terkait cetak sawah 30.000 hektare.

“Usulan ini sangat kami apresiasi dan pada prinsipnya Kementerian Pertanian terbuka terhadap target yang diusulkan daerah,” kata Rouw.

Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan langkah awal berupa verifikasi lahan bersama Direktorat Pemetaan Lahan Pertanian, dilanjutkan dengan survei, investigasi, dan desain (SID) untuk menyiapkan dokumen perencanaan teknis.

Menurut Aser, saat ini kemampuan Papua dalam memenuhi kebutuhan beras secara mandiri baru sekitar 10 persen, sehingga masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Dengan realisasi cetak sawah 30.000 hektare, Papua diyakini dapat mencapai kemandirian beras.

“Bahkan jika bisa tanam dua kali setahun, Papua bukan hanya mandiri, tapi juga surplus, sehingga kelebihan produksi dapat disalurkan ke wilayah lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu tantangan utama dalam program ini adalah ketersediaan alat berat, terutama eksavator. Untuk target 30.000 hektare, dibutuhkan sekitar 200–300 unit alat berat agar pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu enam bulan.

“Karena itu, perhitungan teknis harus sangat kuat. Program ini juga bukan multiyears, melainkan year by year, sehingga setiap tahun target harus direalisasikan,” kata Aser.

Aser juga mengapresiasi konsep Pemerintah Provinsi Papua yang ingin mengendalikan pekerjaan cetak sawah melalui peran badan usaha milik daerah (BUMD). Menurutnya, jika konsep ini berhasil, Papua berpotensi menjadi model nasional.

“Ini terobosan luar biasa. Jika Pemda bisa mengambil peran lebih besar dan berhasil, kami akan dorong menjadi model nasional,” katanya.

Gubernur Papua, kata Aser, menyambut baik rencana besar ini dan meminta seluruh pihak terkait bekerja maksimal, baik dalam aspek perencanaan maupun teknis lapangan, agar target kemandirian pangan dapat tercapai. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

BPOM Sorong Intensifkan Pengawasan Pangan Jelang Lebaran, Takjil Dipastikan Aman

Sorong, admediapapua.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Loka Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sorong melakukan…

BKN Dorong Papua Jadi Provinsi Pertama Terapkan Manajemen Talenta ASN di Wilayah Kanreg IX

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua didorong untuk menjadi daerah pertama di wilayah kerja Kantor…

Gubernur Papua Hadiri HLM TPID–TP2DD, Tekankan Pengendalian Inflasi dan Percepatan Digitalisasi Daerah

Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Matius D Fakhiri menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian…

Gubernur Fakhiri Usulkan 200 Kampung Nelayan Merah Putih, KKP Mulai Survei Lokasi Pembangunan

Jayapura, admediapapua.co.id – 5 Maret 2026 – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai melakukan survei…

Jayapura–Biak hingga Serui–Nabire, Ini Rute Mudik Gratis Laut 2026

JAYAPURA, admediapapua.co.id – 4 Maret 2026 – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia resmi menetapkan…

Berita Lainnya

IMG-20260205-WA0012
IMG-20260209-WA0010

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan