Isu Dana Rp 44 Miliar Viral, Ketua DPR Papua Denny Bonai: Saya Sudah Tahu Aktor-Aktornya

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Tuesday, 03 March 2026 - 01:44 WIT

Jayapura, admediapapua.co.id – Polemik isu dana Rp 44 miliar yang ramai beredar di media sosial akhirnya mendapat respons tegas dari Ketua DPR Papua, Denny H. Bonai. Politisi yang akrab disapa Bonai itu mengaku telah mengetahui pihak-pihak yang diduga berada di balik viralnya informasi tersebut.

Dalam keterangannya kepada wartawan di Jayapura, Senin (02/03/2026), Bonai menegaskan bahwa isu yang berkembang tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan diduga sengaja dimainkan oleh oknum tertentu.

“Saya sudah tahu siapa aktor-aktornya. Ada dugaan ini dimainkan oleh barisan sakit hati, termasuk mantan orang dalam yang pernah berada di lingkup DPR,” ujar Bonai.

Menurutnya, narasi yang beredar di media sosial dibentuk seolah-olah telah terjadi penyimpangan besar terkait dana Rp 44 miliar. Padahal, ia menilai persoalan tersebut memiliki konteks administratif dan mekanisme anggaran yang berbeda dari persepsi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kalau mau kritik, silakan. Tapi jangan menyebarkan informasi yang dipelintir. Kami menduga ada barisan sakit hati yang sengaja membangun narasi liar,” tegasnya.

Bonai secara terbuka menyebut adanya kelompok yang ia istilahkan sebagai “barisan sakit hati” yang diduga memiliki kepentingan tertentu dan berupaya menjatuhkan kredibilitas pimpinan DPR Papua melalui penyebaran informasi yang tidak utuh.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Menurutnya, klarifikasi resmi akan disampaikan melalui mekanisme yang berlaku agar publik memperoleh gambaran yang objektif dan menyeluruh.

“Saya sudah buat laporan di Polda Papua. Biarlah aparat penegak hukum yang bekerja mengusut siapa saja yang terlibat,” katanya.

Sebagai warga negara yang taat hukum, Bonai mengaku telah melaporkan persoalan tersebut ke Polda Papua atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi yang dinilai merugikan dirinya.

Ia berharap proses hukum dapat berjalan secara objektif dan transparan sehingga polemik yang berkembang bisa mendapatkan kejelasan serta tidak terus menimbulkan spekulasi di ruang publik.

Di tengah sorotan publik, Bonai memastikan DPR Papua tetap berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran secara terbuka sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami tidak anti kritik. Tapi semua harus berdasarkan fakta, bukan asumsi atau kepentingan tertentu,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait laporan yang dimaksud. Sementara itu, isu dana Rp 44 miliar masih menjadi perhatian publik di Papua dan terus bergulir di ruang-ruang diskusi masyarakat.[RED]

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in , ,

Berita Terkait

MDF Dorong Kursi DPR RI untuk Papua Raya Bertambah, Minimal Empat Perwakilan

Makassar, admediapapua.co.id – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Matius D. Fakhiri (MDF), mendorong peningkatan…

Golkar Wilayah Timur Perkuat Konsolidasi, MDF Dorong Persiapan Pemilu 2029 Sejak Dini

Makassar, admediapapua.co.id – Partai Golkar mulai memperkuat konsolidasi internal di kawasan Indonesia Timur sebagai bagian…

Satu Tahun MDF – AR: Meletakkan Fondasi Papua Kokoh Menuju Papua Cerah

Jayapura, admediapapua.co.id – Tanggal 8 Oktober 2026 menandai satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Mathius D….

Pelajar Lereh Didorong Jadi Kakao Preneur Muda Berbasis Digital

LEREH PAPUA , admediapapua.co.id – Potensi kakao di Kawasan Transmigrasi Lereh, Papua, mulai diperkenalkan kepada…

ITB dan Ekspedisi Patriot Kembangkan Potensi Kakao Lereh Lewat Generasi Muda

LEREH, PAPUA , admediapapua.co.id – Program Ekspedisi Patriot 2026 yang digagas Kementerian Transmigrasi terus mendorong…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan