Tingkatkan Pemeratan Pendidikan, Airin Gagas Banten Cerdas

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Thursday, 08 January 2026 - 08:48 WIT

Liputan6.com, Jakarta – Bakal calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany menggagas program Banten Cerdas pada bidang pendidikan. Program ini tidak hanya berkonsep sekolah gratis, tetapi juga strategi mewujudkan pendidikan untuk semua warga Banten yang lebih efektif.

Gagasan tersebut disampaikan Airin saat menjadi pembicara pada diskusi yang digelar di Universitas Muhammadiyah Tangerang, Senin (16/9/2024).

“Kami merencanakan 12 program prioritas untuk pembangunan Banten. Di bidang pendidikan, Kami memiliki strategi menciptakan pendidikan berkeadilan yang lebih menjamin pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Banten dengan kualitas yang lebih baik. Tak hanya soal konsep pendidikan gratis, juga isu tenaga pendidik serta infrastruktur pendidikan lainnya. ” kata Airin dalam pemaparanya.

Airin menyampaikan sejumlah data yang menjadi tantangan bidang pendidikan di Banten. Rata-rata lama sekolah mencapai 9,15 tahun, di atas nasional 8,77 tahun. Namun, menurutnya, kesenjangan antar daerah terlalu tinggi.

“Rata-rata lama sekolah terendah di Kabupaten Lebak 6,6 tahun. Sementara tertinggi di Kota Tangerang Selatan 11,85 tahun. Ini menjadi perhatian Kami dan tentu seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Banten.” ungkap Airin.

Melalui program Banten Cerdas, Airin bersama bakal calon gubernur Ade Sumardi mendorong pemerataan pendidikan. “Sekolah sudah gratis melalui program Bantuan Operasional Sekolah, maka tugas kita depan, berikan beasiwa untuk menunjang kebutuhan para siswa,” ujar Airin.

Lebih lanjut Airin memaparkan, masalah Banten bagian selatan, terutama Lebak dan Pandeglang adalah angka putus sekolah. Maka ke depan, butuh beasiswa untuk menunjang operasional siswa. Sementara di bagian utara, Tangerang raya, daya tampung di sekolah negeri masih terbatas.

Airin mengungkap, pada tingkat SMP-SMA kesenjangan daya tertampung mencapai 57.830 siswa. “Ada persoalan zonasi. Selain penambahan unit dan ruang kelas, kita buat skema beasiswa untuk siswa yang sekolah di swasta. Kita pastikan semua bisa sekolah tanpa terbebani biaya,” ujar Airin.

Perhatian Masalah Guru

Airin juga menaruh perhatian pada persoalan guru. Dari data yang dihimpun, ada 33 persen guru belum tersertifikasi. Kemudian 2,63 persen guru belum menempuh sarjana.

“Kita tingkan kualitasnya guru, melalui pelatihan dan lainnya. Kita juga sediakan beasiswa perguruan tinggi, prioritas untuk guru. Namun bisa untuk siswa-siswa berprestasi yang ingin menempuh pendidikan tinggi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

PAUD Papua Barat Daya Bersinar, Bunda Orpa Susana Kambu Raih Penghargaan Inspiratif

Sorong, admediapapua.co.id – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Papua Barat sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian…

Dorong Kelurahan Berkelanjutan, 105 Mahasiswa KKN Tematik Poltek Saint Paul Terjun ke Masyarakat

Sorong, admediapapua.co.id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 Politeknik Katolik Saint Paul Sorong…

Wagub Ahmad Nausrau: Kota Sorong Harus Jadi Wajah Papua Barat Daya yang Maju dan Bersih

Sorong, admediapapua.co.id – Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menegaskan pentingnya peran strategis Kota…

Pemprov Papua Salurkan Rp5,75 Miliar Dana Hibah untuk Lembaga Keagamaan dan Sekolah Perintis, Perkuat Fondasi Papua Cerah

JAYAPURA, admediapapua.co.id – 23 Februari 2026 – Pemerintah Provinsi Papua menyalurkan dana hibah sebesar Rp5.750.000.000,…

Genap Setahun Memimpin PBD, Elisa Kambu Dorong Pertanian, Perikanan, dan Penataan Kota Sorong

Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Papua…

Berita Lainnya

IMG-20260205-WA0012
IMG-20260209-WA0010

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan