Peringati HUT IGTKI-PGRI ke-76, Bunda PAUD Papua Tekankan Sinergi dan Peningkatan Profesionalisme Guru TK

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Friday, 22 May 2026 - 23:57 WIT

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI ke-76 tahun 2026 diperingati dengan penuh sukacita melalui gelaran seminar yang berlangsung di Hotel Suni, Sentani, Kabupaten Jayapura. Jumat (22/5/2026). Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Papua sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua, Ny. Rafatul Mulkiyah Matius Fakhiri.

Ny. Rafatul Mulkiyah menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi yang mendalam atas perjalanan panjang organisasi ini dalam mengabdi bagi dunia pendidikan di ufuk timur Indonesia.

“Tujuh puluh enam tahun perjalanan organisasi ini merupakan bukti nyata dedikasi, pengabdian, dan komitmen para guru taman kanak-kanak dalam membangun fondasi pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya di Provinsi Papua,” ungkap Ny. Rafatul Mulkiyah.

Beliau menegaskan bahwa masa usia dini adalah fase emas yang menjadi penentu masa depan generasi muda Papua. Pada masa inilah karakter, kecerdasan, sikap sosial, dan nilai-nilai kehidupan mulai dibentuk secara mendasar. Maka dari itu, peran guru TK tidak boleh dipandang sebelah mata karena mereka adalah sosok pertama yang mengenalkan dunia pendidikan kepada anak-anak.

“Di balik senyum dan tawa anak-anak di ruang kelas, ada ketulusan dan pengorbanan luar biasa dari para guru yang dengan penuh kasih mendampingi proses tumbuh kembang mereka,” tuturnya dengan penuh takzim.

Lebih lanjut, Bunda PAUD Papua menggarisbawahi besarnya potensi yang dimiliki oleh anak-anak di Papua. Beliau meyakini mereka adalah aset masa depan yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan di berbagai sektor.

“Saya percaya bahwa anak-anak kita memiliki potensi yang luar biasa. Mereka adalah generasi masa depan yang kelak akan menjadi pemimpin, pelayan masyarakat, tokoh adat, tenaga profesional, bahkan penggerak pembangunan di Provinsi Papua,” tambahnya optimistis.

Menghadapi tantangan modernisasi, Ny. Rafatul Mulkiyah juga menyerukan pentingnya peningkatan kualitas dan kompetensi para tenaga pendidik. Guru TK dituntut untuk terus kreatif dan tidak gagap terhadap perkembangan teknologi, tanpa kehilangan esensi nilai kasih sayang dalam mengajar.

“Peningkatan profesionalisme guru harus terus menjadi perhatian bersama agar dapat meningkatkan kompetensi, mengembangkan kreativitas, serta guru mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan teknologi,” jelasnya.

Beliau juga mengajak seluruh guru TK untuk terus menghadirkan pembelajaran yang ramah anak, menyenangkan, dan penuh cinta kasih. Menurutnya, anak-anak perlu tumbuh dalam lingkungan belajar yang aman, sehat, dan mampu membangun rasa percaya diri mereka.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa urusan mendidik anak bukanlah tugas tunggal pihak sekolah. Kolaborasi antara institusi pendidikan formal dan ketahanan keluarga adalah kunci utama keberhasilan tumbuh kembang anak secara optimal.

“Dini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga tanggung jawab keluarga dan masyarakat. Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Oleh karena itu, sinergi antara guru dan orang tua sangat penting,” tegasnya.

Melalui momentum ini, Ny. Rafatul Mulkiyah menyatakan bahwa Tim Penggerak PKK Provinsi Papua bersama jajaran Bunda PAUD di tingkat kabupaten/kota akan terus bergerak mengawal program pendidikan, penguatan peran keluarga, pemenuhan gizi, hingga pembentukan karakter anak sejak dini.

Ia juga berharap seluruh elemen masyarakat kian peduli terhadap eksistensi pendidikan anak usia dini dan terus melestarikan nilai budaya lokal dalam keseharian anak.

“Papua memiliki keberagaman budaya dan nilai-nilai luhur yang sangat kaya. Nilai kebersamaan, saling menghormati, cinta lingkungan, dan semangat gotong royong perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Anak-anak Indonesia khususnya di Provinsi Papua harus tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan bangga terhadap identitas budayanya,” pesannya secara mendalam.

Sebagai penutup, Bunda PAUD Provinsi Papua kembali menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Bapak dan Ibu Guru TK di Papua atas segala bentuk dedikasi, keringat, dan pengabdian tulus yang telah diberikan selama ini.

Acara seminar ini turut dihadiri oleh Bupati Jayapura, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, para Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua, pengurus TP PKK, serta perwakilan pengurus dan guru TK utusan dari berbagai daerah di tanah Papua.(***)

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Tim Ekspedisi Patriot dan ITB Kenalkan Potensi Kakao dan Pemasaran Digital Kepada Pelajar di Lereh, Papua melalui Program Ekspedisi Patriot 2026

Lereh, admediapapua.co.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Tim 6 Program Ekspedisi Patriot (TEP) 2026…

PPDS DI PAPUA BUKAN KANDAS, ANESTESI JADI JURUSAN PERTAMA YANG BERJALAN

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Beredarnya narasi yang menyebut gagasan pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)…

Akademi Komunitas Papua Terkendala Regulasi, 62 Persen Pemuda Belum Kuliah

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Pengembangan pendidikan tinggi vokasi di Papua masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai…

Hadiri Wisuda Uningrat, Gubernur MDF Dorong Generasi Muda Bangun Papua

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Gubernur MDF menghadiri Wisuda XXI Sarjana dan Magister Semester Genap Tahun…

Dinas Pendidikan Papua Finalkan Pergub Pace–Mace, Target 1.000 Mahasiswa

Jayapura, admediapapua.co.id – Dinas Pendidikan Provinsi Papua memastikan program unggulan “Pace–Mace” yang digagas Gubernur dan…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan