Tinjau Sawah Koya Timur, Fakhiri Pacu Papua Jadi Lumbung Beras

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Thursday, 01 October 2026 - 04:34 WIT

Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan swasembada beras pada 2028.

Komitmen tersebut disampaikan Fakhiri saat meninjau pertanaman padi PM-AAS di Koya Timur, Kota Jayapura, Kamis (1/10/2026). Dalam kunjungan itu, ia melihat langsung perkembangan pertanaman sekaligus menyampaikan sejumlah langkah pemerintah dalam meningkatkan produksi padi di Papua.

Fakhiri mengatakan, penguatan sektor pertanian menjadi bagian dari upaya menggeser ketergantungan pembangunan Papua yang selama ini banyak bertumpu pada sektor pertambangan menuju sektor yang berkelanjutan, termasuk pertanian dan perkebunan.

“Yang tadinya mungkin kita lebih mengharapkan DBH dari pertambangan, kita berubah menjadi mau dari yang hijaunya, pertanian dan perkebunan. Kami sedang bertumbuh di situ,” ujar Fakhiri dalam release yang diterima admediapapua.co.id.

Menurutnya, pada tahun ini Papua menargetkan pembukaan sekitar 6.500 hektare sawah, ditambah rehabilitasi lahan-lahan persawahan yang sebelumnya tidak lagi produktif.

Program tersebut diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas petani sekaligus meningkatkan produksi pangan di Papua.

Fakhiri menyebut hasil panen sejumlah wilayah menunjukkan produktivitas padi yang cukup tinggi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, produktivitas rata-rata padi di Papua telah mencapai lebih dari 8 ton per hektare.

Ia juga menyebut produktivitas di sejumlah lahan di Kabupaten Keerom bahkan mencapai angka yang lebih tinggi. Menurut Fakhiri, capaian tertinggi yang disampaikannya mencapai sekitar 12,8 ton per hektare.

“Ini cukup membanggakan. Rata-rata panen padi di Provinsi Papua di atas rata-rata nasional, di atas 8 ton untuk satu hektare,” katanya.

Dorong Mekanisasi Pertanian

Untuk meningkatkan efisiensi produksi, Pemerintah Provinsi Papua juga mendorong penggunaan mekanisasi mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemupukan hingga proses panen.

Fakhiri berharap dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dapat terus diperkuat, termasuk dalam penyediaan alat dan teknologi pertanian.

Dengan mekanisasi, kata dia, proses pembukaan lahan, penanaman hingga panen dapat dilakukan lebih cepat sehingga petani memiliki waktu yang lebih efisien untuk mengelola lahan dan melakukan penanaman berikutnya.

Selain mekanisasi, penguatan sistem irigasi juga dinilai penting untuk menjaga kesinambungan produksi.

“Kita berharap kepada Bapak Menteri nanti dibantu, baik pompa maupun perbaikan irigasi, supaya kita bisa terus sepanjang tahun,” ujarnya.

Target Tiga Kali Panen

Fakhiri melihat Papua memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian karena sejumlah wilayah memiliki curah hujan yang memungkinkan kegiatan pertanian berlangsung sepanjang tahun.

Wilayah Kota Jayapura, Keerom dan Sarmi, menurutnya, memiliki kondisi yang mendukung pengembangan pertanian padi.

Meski demikian, Fakhiri tidak menargetkan empat kali musim tanam dalam setahun. Ia menyebut tiga kali panen sudah cukup, dengan adanya jeda untuk pemeliharaan lahan.

“Tidak perlu empat kali tanam, cukup tiga kali, supaya ada jeda untuk pemeliharaan lahannya,” katanya.

Dengan pola tersebut, ia berharap Papua dapat meningkatkan produksi beras hingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayahnya sendiri.

Beras Papua untuk Wilayah Pegunungan hingga PNG

Fakhiri juga menyampaikan visi agar produksi beras Papua tidak hanya mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayah perkotaan dan sentra produksi, tetapi juga dapat memasok kebutuhan masyarakat di wilayah pegunungan Papua.

Ia bahkan membuka peluang pengembangan pasar beras Papua hingga ke Papua Nugini (PNG) apabila produksi dalam negeri nantinya telah mencukupi.

“Kita akan memenuhi beras yang ada di Provinsi Papua sendiri, kemudian saudara-saudara kita yang ada di gunung di Papua Tengah. Kalau memungkinkan, kita juga ingin mengirim ke wilayah lain dan bahkan ekspor beras ke PNG,” ujarnya.

Menurut Fakhiri, peluang tersebut akan menjadi kebanggaan bagi Papua apabila produksi pertanian mampu berkembang hingga menghasilkan surplus.

Ajak Petani Kembali ke Sawah

Fakhiri turut memberikan apresiasi kepada para petani yang kembali mengelola lahan persawahan. Ia mengakui Papua memiliki sejarah panjang dalam pengembangan pertanian padi, termasuk melalui masyarakat transmigran yang sebelumnya telah mengembangkan persawahan di sejumlah wilayah.

Namun, seiring waktu, sebagian petani beralih menanam komoditas lain yang dinilai lebih cepat menghasilkan pendapatan.

Karena itu, pemerintah kini berupaya membangun tata kelola pertanian yang lebih baik agar aktivitas persawahan kembali menarik bagi masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada seluruh petani yang sekarang mulai kembali ke sawah-sawahnya. Dengan tata kelola yang baik dari pemerintah, saya berharap mereka bisa kembali lagi ke ladang dan sawah untuk mengelola beras,” tutur Fakhiri.

Ia menegaskan, pengembangan pertanian padi akan terus didorong sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan Papua.“Target kami, di 2028 kami sudah swasembada,” tegasnya.(..)

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Gubernur Fakhiri Dukung Festival Budaya Biak Melanesia dengan 500 Ukulele

Jayapura, admediapapua.co.id. – Festival Budaya Biak Melanesia 2026 akan berlangsung di Kabupaten Biak Numfor pada…

Tinjau Sawah Koya Timur, Fakhiri Pacu Papua Jadi Lumbung Beras

Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk memperkuat…

Gubernur Fakhiri Sampaikan Duka dan Apresiasi DPR Papua atas Persetujuan Perubahan APBD 2026

Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Franklin E. Wahey,…

DPR Papua Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Naik 34,64 Persen

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) bersama Pemerintah Provinsi Papua menyetujui Rancangan…

5.133 Rumah Ditarget, Baru 48 Rampung, Gubernur Fakhiri Siapkan Kapal Angkut Material

Jayapura, admediapapua.co.id – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Provinsi Papua…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan