Gubernur Papua Dorong BAZNAS Perluas Pengelolaan Zakat hingga Daerah
AD Media Papua - Jurnalis
Tuesday, 22 September 2026 - 06:23 WIT
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua memperkuat pengelolaan zakat agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Fakhiri saat menerima jajaran pengurus BAZNAS Provinsi Papua di Gedung Negara Dok V Jayapura, Selasa (22/9/2026).
Menurut Fakhiri, keberadaan BAZNAS memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penghimpunan dan penyaluran zakat yang dilakukan secara terencana serta sesuai kebutuhan daerah.
Ia meminta kepengurusan BAZNAS Papua yang baru dilantik tidak hanya menjalankan program di tingkat provinsi, tetapi mampu menerjemahkan program tersebut hingga ke seluruh wilayah administrasi Papua yang mencakup delapan kabupaten dan satu kota.
“Beberapa program yang sudah disiapkan oleh pengurus yang baru ini bisa diterjemahkan sampai di semua 8 kabupaten dan 1 kota,” ujar Fakhiri.dalam rilis yang diterima admediapapua.co.id.
Fakhiri juga mengajak para kepala daerah di Papua untuk memberikan dukungan terhadap BAZNAS, terutama dalam membangun koordinasi pengumpulan zakat di masing-masing wilayah.
Menurut dia, penguatan penghimpunan zakat perlu dilakukan secara bersama-sama agar potensi zakat yang ada dapat dikelola secara optimal dan kembali memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Saya berpesan kepada kepala daerah yang ada di bawah pemerintahan Provinsi Papua untuk terus mendukung, mendorong BAZNAS Provinsi Papua untuk bisa mengumpulkan zakat, untuk bisa membantu saudara-saudara kita, baik yang umat Muslim maupun saudara-saudara kita yang agama lain,” katanya.
Ia menilai semangat pengelolaan zakat juga perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di Papua.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Papua H. Achmad Jaenuri menyampaikan laporan mengenai capaian penghimpunan dan pendistribusian zakat selama periode Januari hingga Agustus 2026.
Jaenuri mengatakan, BAZNAS Papua saat ini juga tengah memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, termasuk BAZNAS daerah yang telah terbentuk di masing-masing wilayah.
Koordinasi tersebut salah satunya diarahkan untuk meningkatkan penghimpunan zakat dari aparatur sipil negara (ASN) Muslim sekaligus memastikan pembagian peran antara BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota tetap berjalan.
“Kami sedang melakukan komunikasi dengan kepala daerah karena di daerah juga ada BAZNAS daerah, tingkat kota dan tingkat kabupaten, sehingga jangan sampai provinsi semua yang mengambil alih,” ujar Jaenuri.
Selain membahas penguatan pengelolaan zakat di daerah, BAZNAS Papua juga mempersiapkan keikutsertaan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BAZNAS yang dijadwalkan berlangsung pada 13-16 Oktober 2026.
Jaenuri mengatakan, pihaknya meminta masukan Gubernur Papua agar berbagai kebijakan dan program nasional yang dibahas dalam Rakernas nantinya dapat diterjemahkan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat Papua.
Dengan koordinasi antara BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota dan pemerintah daerah, pengelolaan zakat diharapkan dapat berjalan lebih terarah sekaligus memperluas jangkauan manfaatnya di seluruh wilayah Papua.(…)
Leave a Reply