ITB dan Ekspedisi Patriot Kembangkan Potensi Kakao Lereh Lewat Generasi Muda
LEREH, PAPUA , admediapapua.co.id – Program Ekspedisi Patriot 2026 yang digagas Kementerian Transmigrasi terus mendorong…
Friday, 18 September 2026 - 03:41 WIT

LEREH, PAPUA , admediapapua.co.id – Program Ekspedisi Patriot 2026 yang digagas Kementerian Transmigrasi terus mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi. Salah satunya melalui penguatan komoditas kakao di Lereh, Papua.
Melalui Tim 6 Program Ekspedisi Patriot 2026, Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar Pelatihan Kakao Preneur Muda di Aula BPP Yapsi SP 2, Papua, pada 17–18 September 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program “Pendampingan Digital Marketing Berbasis Komunitas untuk Peningkatan Daya Saing Produk Kakao di Kawasan Transmigrasi Lereh, Papua”, yang diketuai Dr. Hendhy Nansha, S.Ds., M.Sn., M.H. dari Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB.

Pelatihan menyasar siswa SMKN 4 Yapsi. Para peserta diperkenalkan pada peluang kewirausahaan di sektor kakao, mulai dari penciptaan nilai tambah, branding hingga pemasaran digital.
Dalam sambutannya, Dr. Hendhy Nansha menekankan pentingnya membangun cara pandang baru generasi muda terhadap komoditas lokal.
“Kakao bukan hanya komoditas pertanian, tetapi juga produk lokal yang memiliki peluang untuk dikembangkan melalui penciptaan nilai tambah, kewirausahaan, branding, dan pemasaran digital.”
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai potensi kakao Lereh, rantai bisnis kakao, kualitas kakao dan kaitannya dengan nilai jual, hingga konsep transformasi dari petani menjadi Kakao Preneur.
Sekretaris Gapoktan Nawa Tunas Baru, Kusnan Arief, turut memberikan perspektif mengenai potensi komoditas kakao sekaligus peluang kewirausahaan yang dapat dikembangkan generasi muda Lereh.

Kegiatan kemudian dikemas melalui talk show bertajuk “Dari Petani Muda Menjadi Kakao Preneur” bersama petani muda kakao Lereh, Adam Zeth Kasu. Sesi ini mengajak peserta melihat perjalanan kakao dari proses budidaya hingga memiliki nilai ekonomi dan peluang pengembangan usaha.
Program Ekspedisi Patriot ini berangkat dari potensi kakao sebagai salah satu komoditas unggulan Kawasan Transmigrasi Lereh. Hasil Ekspedisi Patriot 2025 menunjukkan kakao memiliki peluang hilirisasi dan pengembangan pasar yang tinggi.
Namun, pengembangan produk masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam pemasaran, branding, akses pasar digital serta kemampuan pelaku usaha memanfaatkan teknologi untuk promosi dan penjualan.
Memasuki hari kedua, peserta mendapatkan penguatan kapasitas digital melalui materi Digital Mindset untuk Petani Muda, Digital Storytelling Kakao, Social Media for Cocoa Business, serta Foto dan Video Produk dengan Smartphone.
Materi tersebut disampaikan Intan Primasari dari Program Studi Digital Public Relations, Telkom University.
Intan menilai perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi generasi muda Lereh untuk memperkenalkan produk kakao ke pasar yang lebih luas.
“Menjadi petani muda hari ini tidak cukup hanya memahami bagaimana menghasilkan kakao yang berkualitas. Generasi muda juga perlu mampu melihat nilai di balik produknya, membangun cerita yang menarik, dan mengomunikasikannya melalui media digital.”
Ia menambahkan, perangkat sederhana seperti smartphone dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan produk lokal Lereh kepada konsumen di luar daerah.

“Dengan smartphone yang mereka miliki, produk kakao dari Lereh sebenarnya memiliki kesempatan untuk dikenal oleh pasar yang jauh lebih luas.”
Secara lebih luas, pendampingan Ekspedisi Patriot 2026 di Lereh diarahkan untuk memperkuat daya saing produk kakao melalui peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan branding dan kemasan, promosi digital serta perluasan akses pasar melalui media sosial dan marketplace.
Program ini juga menekankan pentingnya membangun ekosistem berbasis komunitas agar transformasi digital dapat terus berjalan setelah rangkaian pendampingan selesai.
Melalui kolaborasi perguruan tinggi, masyarakat, pelaku usaha, sekolah dan pemangku kepentingan di kawasan transmigrasi, Ekspedisi Patriot 2026 diharapkan menjadi langkah awal melahirkan generasi Kakao Preneur Muda Lereh yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.(***)
Posted in Daerah
LEREH, PAPUA , admediapapua.co.id – Program Ekspedisi Patriot 2026 yang digagas Kementerian Transmigrasi terus mendorong…
SENTANI , admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius Fakhiri bertemu langsung dengan masyarakat yang melakukan pemalangan…
Jayapura, admediapapua.co.id – 19 Juni 2026 – Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan komitmen Pemerintah…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia terus mengakselerasi pelaksanaan Program…
Jayapura, admediapapua.co.id– Di tengah rutinitas yang padat dan tuntutan aktivitas sehari-hari, kebutuhan untuk beristirahat dan…
Leave a Reply