Pertengahan Tahun Depan Taman Port Numbay Mulai Dibangun, Jadi Kawasan Olahraga dan Hiburan keluarga
Jayapura, admediapapua.co.id – Warga kota Jayapura dan sekitarnya tak lama lagi akan segera menikmati sebuah…
Friday, 04 September 2026 - 11:29 WIT

Jayapura/Biak , admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi daerah. Pada Rabu (2/9/2026), fokus pengembangan diarahkan pada komoditas gurita yang dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi dan peluang besar di pasar ekspor.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Iman Djuniawal, menyampaikan bahwa kunjungan investor ke Jayapura dan Kabupaten Biak Numfor menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi gurita yang selama ini belum tergarap optimal.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian monitoring bersama investor asal Jepang, Kenji Kuzunoki, serta akademisi sekaligus mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.
“Potensi gurita di Papua sebenarnya sudah ada, namun masih belum dimaksimalkan. Ini yang kita dorong agar bisa menjadi komoditas unggulan baru yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah,” ujar Iman.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi strategis, seperti Pasar Hamadi di Jayapura dan Pasar Bosnik di Biak Numfor. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas penangkapan gurita telah dilakukan oleh masyarakat, namun masih memerlukan penguatan pada aspek penanganan, pengelompokan, dan pemasaran.
Di Biak, gurita bahkan telah menjadi bagian dari konsumsi masyarakat, baik dalam bentuk segar maupun olahan kering. Selain itu, keberadaan pelabuhan perikanan dan fasilitas pendukung lainnya dinilai cukup potensial untuk dikembangkan lebih lanjut.
Pemerintah menilai pentingnya integrasi sistem dari hulu hingga hilir, mulai dari proses penangkapan, pengumpulan, hingga distribusi dengan menjaga kualitas melalui sistem rantai dingin. Upaya ini akan dikoordinasikan melalui kelompok nelayan yang telah terbentuk.

Sementara itu, Nurdin Abdullah menilai Papua, khususnya Biak, memiliki potensi besar di sektor perikanan. Kualitas hasil laut yang segar menjadi keunggulan, meski masih terdapat tantangan pada kontinuitas pasokan dan akses logistik.
Ia juga mendorong modernisasi alat tangkap dan armada nelayan, serta dukungan kebijakan untuk memperlancar distribusi dan investasi.
Dari sisi investor, Kenji Kuzunoki menyatakan kesiapan untuk menjajaki kerja sama pengembangan komoditas gurita di Papua.
Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, menyambut baik kehadiran investor dan berharap kerja sama ini menjadi awal pengembangan industri perikanan berbasis hilirisasi di daerah.
Ia menegaskan bahwa selama ini hasil laut Biak masih banyak dikirim keluar daerah tanpa pengolahan maksimal. Dengan adanya investasi, diharapkan tercipta nilai tambah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan tradisional.
Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi investor, komoditas gurita diyakini berpotensi menjadi unggulan baru Papua, melengkapi komoditas utama seperti tuna, tongkol, dan cakalang (TTC), sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.(***)
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id – Warga kota Jayapura dan sekitarnya tak lama lagi akan segera menikmati sebuah…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan perluasan program unggulan PACE, MACE, KASIH, dan JALAN…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengungkapkan rencana pembangunan Taman Port Numbay di…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengungkapkan bahwa keterbatasan kapasitas fiskal menjadi salah…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Wakil Gubernur Aryoko A.F. Rumaropen menggelar…
Leave a Reply