Target Cetak Sawah Papua Disesuaikan, Pemprov Fokus Rampungkan 6.500 Hektare hingga Akhir 2026
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua melakukan penyesuaian target program cetak sawah rakyat tahun 2026…
Friday, 04 September 2026 - 11:10 WIT

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua, Ny. Ra’fatul Mulkiyah Matius Fakhiri, menegaskan pentingnya kerja nyata dalam menjalankan peran organisasi kemasyarakatan di daerah, khususnya di Kabupaten Sarmi.
Pesan tersebut disampaikan saat pelantikan dan pengukuhan Ketua TP PKK, TP Posyandu, Dekranasda, serta Bunda PAUD Kabupaten Sarmi, Sabtu (5/9/2026), di Jayapura.
Ia mengingatkan bahwa keberadaan empat organisasi ini tidak boleh berhenti pada kegiatan simbolis, melainkan harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni atau penggunaan atribut jabatan, tetapi amanah untuk bekerja dan menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, masing-masing lembaga memiliki fungsi yang berbeda, namun tetap bergerak menuju tujuan yang sama, yakni memperkuat kualitas keluarga agar lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.
Untuk TP PKK, ia menyoroti pentingnya pembenahan data keluarga hingga ke tingkat kampung sebagai dasar penyusunan program yang tepat sasaran. Sementara Posyandu diminta terus meningkatkan layanan kesehatan, terutama bagi ibu dan anak, termasuk penanganan gizi dan pencegahan stunting.
Dalam perannya sebagai Bunda PAUD, ia juga mendorong agar akses pendidikan anak usia dini bisa menjangkau seluruh wilayah Sarmi tanpa terkendala jarak maupun kondisi ekonomi.
“Tidak boleh ada anak yang kehilangan masa emas pertumbuhan hanya karena keterbatasan akses pendidikan,” ujarnya.

Di sektor ekonomi kreatif, Dekranasda diharapkan aktif melakukan pembinaan terhadap perajin lokal, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga memperluas akses pasar.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam bentuk kebijakan, pendampingan, hingga pembiayaan yang berkelanjutan, mengingat tantangan geografis dan keterbatasan sumber daya yang masih dihadapi.
Pada masa awal kepengurusan, ia meminta seluruh jajaran untuk fokus memetakan persoalan dan potensi yang ada, sehingga program yang dijalankan benar-benar efektif.
“Lebih baik sedikit program, tapi selesai dan dirasakan manfaatnya, daripada banyak kegiatan namun tidak berdampak,” pungkasnya.
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua melakukan penyesuaian target program cetak sawah rakyat tahun 2026…
Jayapura/Biak , admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua, Ny. Ra’fatul Mulkiyah Matius Fakhiri,…
Jayapura, admediapapua.co.id – Musibah kebakaran kembali melanda kawasan Mandala, Kota Jayapura, tepatnya di bagian belakang…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, menegaskan bahwa pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) di…
Leave a Reply