Satu Tahun MDF – AR: Meletakkan Fondasi Papua Kokoh Menuju Papua Cerah
Jayapura, admediapapua.co.id – Tanggal 8 Oktober 2026 menandai satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Mathius D….
Monday, 25 May 2026 - 08:18 WIT

Supiori , admediapapua.co.id – Pemerintah Kabupaten Supiori menggelar tatap muka bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Pembina Posyandu, Dekranasda dan Bunda PAUD Provinsi Papua, RA’fatul Mulkiah Matius Fakhiri, Senin (25/5/2026), sebagai bagian dari penguatan sinergi pembangunan keluarga, kesehatan masyarakat, serta pemberdayaan perempuan dan anak di daerah kepulauan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Ketua TP PKK Provinsi Papua menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu tidak lagi hanya menjadi tempat pelayanan balita dan kesehatan dasar, namun harus berkembang menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Posyandu harus menjadi pusat pelayanan dan pusat kegiatan masyarakat. Karena itu kader-kader Posyandu perlu diperkuat agar semakin memahami tugas pelayanan kesehatan dan mampu membantu masyarakat secara langsung,” ujar RA’fatul Mulkiah Matius Fakhiri.

Ia menjelaskan, kader Posyandu ke depan akan diperkuat kapasitasnya agar mampu memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat terkait kesehatan keluarga, pencegahan stunting, pelayanan ibu dan anak, hingga edukasi pola hidup sehat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Supiori, Tresia Msen Mansoben, memaparkan sejumlah program dan kegiatan yang telah dilaksanakan di tingkat kampung, distrik, hingga kabupaten. Program tersebut mencakup kegiatan pemberdayaan keluarga, pelatihan kader, seminar, hingga partisipasi dalam berbagai rapat koordinasi tingkat provinsi dan nasional.
“Kami terus memperkuat kegiatan pemberdayaan keluarga dan pembinaan masyarakat sampai ke tingkat kampung agar manfaat program PKK benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Tresia Msen Mansoben.

Di kesempatan yang sama, Bupati Supiori, Heronimus Mansoben, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Supiori terus berupaya menekan angka stunting dan persoalan kesehatan masyarakat lainnya.
Ia menyebutkan bahwa prevalensi stunting di Supiori mengalami penurunan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Namun demikian, pemerintah daerah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait keterbatasan tenaga kader kesehatan di kampung-kampung serta persoalan sanitasi lingkungan.
“Kami terus berupaya menekan angka stunting dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, meski masih ada tantangan di lapangan, terutama terkait sanitasi dan keterbatasan kader kesehatan,” ujar Heronimus Mansoben.

Bupati juga menyoroti kasus gangguan kesehatan masyarakat yang sempat terjadi di sejumlah wilayah akibat buruknya kondisi lingkungan dan sanitasi. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah provinsi melalui TP PKK dan Posyandu dapat semakin memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat kampung.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Supiori dalam meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan anak usia dini, serta kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.(***)
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id – Tanggal 8 Oktober 2026 menandai satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Mathius D….
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meninjau Panti Sosial Lanjut Usia Jayapura di…
Sentani, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menghadiri Konferensi III Masyarakat Adat dan Pemuda…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua mulai mematangkan pelaksanaan program Kartu KASIH (Keluarga Sehat Ibu…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya mencegah dan…
Leave a Reply