Gubernur Fakhiri Pastikan Ganti Rugi Nelayan Terdampak Survei Seismik

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Tuesday, 17 March 2026 - 23:51 WIT

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri memastikan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memberikan ganti rugi kepada nelayan yang terdampak aktivitas survei seismik di perairan Papua.

Fakhiri mengaku langsung meminta penjelasan dari sejumlah instansi terkait setelah mengetahui adanya kemarahan para nelayan yang terdampak aktivitas seuvei seismik.

“Saya langsung minta penjelasan setelah malam saya membaca di medsos, saya panggil Kepala Dinas ESDM dengan Kepala Dinas Perikanan, termasuk teman-teman dari Migas untuk mendengar langsung apa yang sebenarnya terjadi,” kata Gubernur Fakhiri di Kota Jayapura, Selasa (17/3/2026).

Dari hasil pertemuan itu, Fakhiri menyebutkan bahwa sosialisasi terkait kegiatan survei seismik ESDM sebenarnya telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya.

Meski demikian, ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan isu tersebut sehingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Padahal dalam pelaksanaan survei seismik, alat bantu penangkapan ikan berupa rumpon yang berada di jalur survei akan diangkat atau diputus, namun akan disertai dengan mekanisme penggantian oleh pemerintah melalui kementerian terkait.

“Kami pastikan apa yang dilewati oleh kapal seismik untuk kepentingan melakukan survei tentunya akan diangkat atau diputus rompong-rompongnya. Ini ada pergantian oleh kementerian dan kemarin sudah disepakati,” jelasnya.

Ia merinci, untuk rumpon yang berada di bawah 11 mil akan diberikan kompensasi sekitar Rp44 juta, sedangkan yang berada di atas 12 mil akan diganti sekitar Rp120 juta.

Selain itu, pembayaran akan dilakukan secara transparan berdasarkan data koordinat rumpon yang telah terverifikasi.

“Dipastikan dua minggu kemudian pembayaran akan masuk ke rekening sesuai dengan koordinat rompong yang ada. Karena tiap diangkat rompong itu sudah mereka tentukan koordinatnya,” katanya.

Dengan sistem tersebut, Gubernur Fakhiri menegaskan tidak akan ada pihak yang bisa mengklaim secara tidak sah.

“Jadi tidak mungkin lagi ada yang main-main mengaku-ngaku saya punya rumpon, karena semua rumpon yang diangkat itu tercatat dengan baik di mana koordinatnya,” tegasnya.

Gubernur Fakhiri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak serta mengimbau agar tidak terjadi kegaduhan.

“Saya minta maaf kepada masyarakat yang kemarin terganggu. Dan juga saya berpesan kepada semua masyarakat, jangan membuat kegaduhan. Karena pemerintah lakukan perhatian ini untuk kebaikan masyarakat juga,” katanya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap melindungi hak-hak nelayan. “Sebagai gubernur saya pastikan hak-hak nelayan, hak-hak masyarakat harus kita ganti,” ujarnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Gubernur Fakhiri Pastikan Ganti Rugi Nelayan Terdampak Survei Seismik

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri memastikan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi…

Waspada Penipuan! Pemprov Papua Tegaskan Seluruh Program Nasional Gratis bagi Masyarakat

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat untuk mewaspadai oknum-oknum yang melakukan…

Pelabuhan Korido Supiori Diusulkan Untuk Dikembangkan, Papua Bidik Konektivitas Pasifik

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan membahas rencana…

PUPR Papua Bantah Selebaran Bantuan Rumah Berbayar, Minta Warga Waspada Penipuan

JAYAPURA ,admediapapua.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman…

Kepala Suku Ayapo Siapkan 30 Hektare Tanah Adat untuk Rumah Layak Huni Bagi Warga

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Inisiatif besar datang dari masyarakat adat di sekitar Danau Sentani. Kepala Suku…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan