Gubernur Fakhiri Resmikan Unit Hemodialisa RSUD Abepura, Tekankan Pencegahan Penyakit Ginjal
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meresmikan unit hemodialisa atau layanan cuci darah…
Friday, 13 March 2026 - 03:57 WIT
JAYAPURA ,admediapapua.co.id – Program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (hospital based) mulai disiapkan di RSUD Jayapura untuk memperkuat ketersediaan dokter spesialis kebidanan dan kandungan (Obgyn) di Tanah Papua.
Ketua Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) di RSUD Jayapura, Dr. dr. David Randel Christanto, SpOG, Subsp.KFM., M.Kes, mengatakan program tersebut akan mengadopsi sistem pendidikan yang sebelumnya telah dijalankan bersama Universitas Indonesia (UI).
“Jadi kita 2012 sampai 2017 sudah berjalan bersama UI, sehingga kita akan mengadopsi semua sistem pendidikan seperti di UI dengan program pendidikan 4,5 tahun,” ujar David.
Ia menjelaskan, program ini diprioritaskan bagi dokter yang berasal dari daerah-daerah di Papua yang masih kekurangan tenaga spesialis. Para peserta nantinya diusulkan ke Kementerian Kesehatan untuk mengikuti pendidikan dan kembali mengabdi di daerah asal.

“Diharapkan kita ambil dari daerah memang yang kosong untuk diusulkan ke Kemenkes supaya itu yang bisa dididik untuk mereka kembali lagi,” katanya.
Menurut David, program ini menargetkan pemerataan dokter spesialis Obgyn di seluruh wilayah Papua, yang saat ini masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan, khususnya di daerah terpencil.
“Jadi kita harapkan di seluruh pulau, bukan hanya provinsi, tapi seluruh pulau Papua akan terisi dengan dokter Obgyn,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahap awal akan diupayakan minimal satu dokter spesialis di setiap wilayah, kemudian dilanjutkan dengan penambahan tenaga hingga dua dokter di setiap daerah.
“Tahap satu, kemudian nanti kita didik lagi untuk bisa berdua di seluruh pulau di Papua. Jadi lima provinsi kita harapkan bisa terisi karena kita yang akan mengusulkan daerah-daerah yang masih kosong,” jelasnya.
Berbeda dengan pendidikan spesialis berbasis universitas yang membutuhkan biaya besar, program hospital based ini didukung langsung oleh pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Ini sangat berbeda jauh dengan university base yang memang membutuhkan biaya. Ini biaya sudah langsung diturunkan oleh APBN, jadi peserta tinggal fokus sekolah dan kami yang siap mendidik,” katanya.
David menegaskan, program ini bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Papua yang masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait ketersediaan tenaga spesialis.
Pada tahap awal, program pendidikan akan dibuka untuk spesialis Obstetri dan Ginekologi. Namun, pihaknya juga telah mengusulkan pembukaan program spesialis lain.
“Tahap pertama memang masih prodi Obgyn, tetapi semester ini kami juga mengusulkan untuk anak dan bedah,” ujarnya.
Menurut David, program tersebut sejalan dengan visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 yang menekankan pemerataan layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil.

“Ini kita terjemahkan sebagai bagian dari visi presiden, yaitu Indonesia Emas 2045. Kemenkes menerjemahkannya dengan membuka program hospital based agar pelayanan kesehatan merata dari kota sampai daerah terpencil,” katanya.
Ia berharap program ini juga dapat membuka peluang bagi lulusan Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk melanjutkan pendidikan spesialis tanpa harus meninggalkan Papua.
“Ini sangat membantu lulusan Uncen karena mereka yang mengerti budaya di Papua. Harapannya mereka dididik di sini dan kembali, sehingga lebih paham masyarakat kita,” ucapnya.
David menegaskan, pihaknya siap mendukung penuh kebijakan pemerintah melalui pelaksanaan program pendidikan tersebut.
“Kami hanya mendukung program ini. Terima kasih kepada Kemenkes yang sudah menerjemahkan kebijakan ini dengan baik, dan kami siap melaksanakan untuk kemajuan kesehatan masyarakat Papua,” katanya. (***)
Posted in Kesehatan
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meresmikan unit hemodialisa atau layanan cuci darah…
JAYAPURA ,admediapapua.co.id – Program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (hospital based) mulai disiapkan di…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ASRSD) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembukaan…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura bersiap membuka program pendidikan dokter…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, Kota Jayapura, menerapkan mekanisme baru…
Leave a Reply