Gubernur MDF Benahi BUMD Papua, Jamkrida Disiapkan Jadi Motor Peningkatan PAD
Jayapura – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan komitmennya melakukan pembenahan menyeluruh terhadap Badan Usaha…
Monday, 09 March 2026 - 12:14 WIT
Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Kota Sorong bersama Tim Penggerak PKK Kota Sorong dan STIE Bukit Zaitun Sorong menyalurkan bantuan makanan tambahan bagi anak-anak yang terdampak stunting di Distrik Sorong Barat, Senin (09/03/2026).

Kegiatan ini melibatkan pemerintah distrik serta seluruh jajaran Tim Penggerak PKK sebagai bagian dari upaya bersama dalam menekan angka stunting di wilayah Kota Sorong.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong secara langsung menyerahkan makanan tambahan kepada balita dan anak-anak yang mengalami stunting.
“Jumlahnya ada 60 paket makanan tambahan yang akan dibagikan kepada anak-anak terdampak stunting yang ada di Distrik Sorong Barat Daya,” ujar Wali Kota Sorong.
Ia menjelaskan bahwa Distrik Sorong Barat merupakan salah satu wilayah dengan tingkat prevalensi stunting yang cukup tinggi di Kota Sorong. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai langkah konkret untuk menekan angka tersebut melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Menurutnya, pemberian makanan tambahan tersebut menjadi bagian dari program intervensi gizi yang bertujuan memperbaiki kondisi kesehatan dan pertumbuhan anak-anak, khususnya pada usia balita.

Pemerintah Kota Sorong juga menggandeng berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan, agar upaya penanganan stunting dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.
Program ini sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas generasi muda sebagai persiapan menuju visi pembangunan Papua Emas dan Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kota Sorong juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk Tim Penggerak PKK dan STIE Bukit Zaitun Sorong yang turut berpartisipasi dalam upaya penanganan stunting.
Diharapkan melalui kolaborasi ini, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yang terdampak stunting serta membantu meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus di Kota Sorong.[RED]
Posted in Daerah, Ekonomi, Kesehatan, Papua Barat Daya, Pemerintahan, Pendidikan, Sorong, Sosial & Budaya
Jayapura – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan komitmennya melakukan pembenahan menyeluruh terhadap Badan Usaha…
Jayapura ,Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, resmi melantik Komisaris dan Direksi PT Jamkrida Papua di Gedung Negara, Dok V, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (7/9/2026). Dalam sambutannya, Fakhiri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni jabatan, melainkan amanah besar untuk membawa Jamkrida Papua memasuki fase baru yang lebih profesisional, sehat, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Ia menyebut Jamkrida sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Papua, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Jamkrida tidak boleh hanya mengejar keuntungan, tetapi harus menjadi instrumen pembangunan daerah yang nyata,” tegasnya. Untuk itu, Gubernur memberikan lima arahan utama kepada jajaran yang baru dilantik. Pertama, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan akuntabel. Kedua, menjadikan rencana bisnis 2026 sebagai kontrak kerja yang terukur dan berbasis target. Ketiga, meningkatkan kinerja dan kesehatan perusahaan secara prudent dengan menjaga kualitas portofolio, likuiditas, serta efisiensi. Keempat, memperkuat orientasi pada UMKM melalui sinergi dengan perbankan, termasuk Bank Papua, serta pemerintah kabupaten/kota dan lembaga pembiayaan. Kelima, membangun sistem manajemen modern berbasis data dan digitalisasi untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi. Fakhiri juga menegaskan bahwa di tengah kondisi fiskal yang menuntut efisiensi, BUMD tidak boleh menjadi beban bagi APBD. Sebaliknya, harus mampu menciptakan nilai ekonomi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pemerintah daerah. Kepada Dewan Komisaris, ia meminta agar menjalankan fungsi pengawasan secara aktif, objektif, dan independen. Sementara kepada Direksi, ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta keberanian dalam mengambil keputusan yang berorientasi hasil. Selain itu, Gubernur meminta jajaran direksi dan komisaris segera menjalankan program kerja 100 hari pertama, yang meliputi konsolidasi tata kelola, evaluasi keuangan, penguatan manajemen risiko, peningkatan penjaminan UMKM, hingga strategi peningkatan laba dan kontribusi terhadap daerah. “Ukuran keberhasilan bukan lamanya menjabat, tetapi apa yang dihasilkan. Saya minta bekerja dengan integritas, disiplin, dan memberikan manfaat nyata bagi Papua,” ujarnya. Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan transformasi Jamkrida Papua dalam mendukung visi Pem rintah Provinsi Papua menuj Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.(***)
Senggi, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan produktivitas padi hingga 10 ton per hektare melalui…
Senggi,— Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta masyarakat adat di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, mengelola…
Senggi, — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengingatkan pengelola alat dan mesin pertanian (alsintan) yang…
Leave a Reply