BPS Rilis: Papua Barat Daya Deflasi 0,57% dan Produksi Padi 2025 Capai 0,83 Ribu Ton

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Monday, 02 March 2026 - 08:03 WIT

Aimas, admediapapua.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat kembali merilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang memuat perkembangan indikator ekonomi dan sosial terkini. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BPS Aimas, Kabupaten Sorong, Senin (02/03/2026).

Berita Resmi Statistik ini dipaparkan langsung oleh Kepala BPS Provinsi Papua Barat, Ir. Merry, yang menyampaikan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK), Nilai Tukar Petani (NTP), ekspor-impor, pariwisata, transportasi udara, hingga luas panen dan produksi padi tahun 2025 di Papua Barat Daya.

IHK Februari 2026 Deflasi 0,57 Persen

Dalam pemaparannya, Ir. Merry menyampaikan bahwa IHK Papua Barat Daya pada Februari 2026 mengalami deflasi bulanan (month to month/MtM) sebesar 0,57 persen dengan angka IHK sebesar 107,21.

“Tingkat inflasi year-on-year (YoY) tercatat sebesar 4,16 persen, sedangkan deflasi tahun kalender sebesar 0,38 persen. Dari tiga kota IHK di Papua Barat Daya, secara bulanan satu kota mengalami inflasi dan dua kota mengalami deflasi. Namun secara YoY, ketiga kota IHK mengalami inflasi,” jelasnya.

NTP Turun, Peringkat ke-11 di Sulampua

Untuk sektor pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) Papua Barat Daya pada Februari 2026 tercatat sebesar 99,62 atau turun 0,68 persen dibandingkan Januari 2026.

“Pada Februari 2026, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) sebesar 120,05 atau turun 0,80 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Januari 2026 sebesar 105,39 atau turun 1,32 persen dibanding bulan sebelumnya. Papua Barat Daya menempati peringkat ke-11 dari 14 provinsi di Sulampua,” ungkapnya.

Ekspor Januari 2026 Turun 30,93 Persen

Pada sektor perdagangan luar negeri, nilai ekspor Papua Barat Daya Januari 2026 tercatat sebesar US$1,72 juta atau turun 30,93 persen dibandingkan Desember 2025.

“Ikan dan udang (HS03) merupakan golongan barang dengan nilai ekspor terbesar yaitu US$1,1 juta. Jepang menjadi negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai US$0,63 juta atau berkontribusi 36,63 persen,” terangnya.

Sementara itu, impor Papua Barat Daya pada Januari 2026 seluruhnya berasal dari Tiongkok dengan nilai US$0,57 juta atau 100 persen dari total impor.

Pariwisata dan Transportasi Udara Menurun

Pada sektor pariwisata, perjalanan Wisatawan Nusantara (Wisnus) asal Papua Barat Daya pada Januari 2026 tercatat sebanyak 167.656 perjalanan, sedangkan perjalanan Wisnus tujuan Papua Barat Daya mencapai 168.869 perjalanan.

“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang Januari 2026 sebesar 44,73 persen atau turun 17,17 poin dibandingkan Desember 2025 yang sebesar 61,90 persen. Rata-rata lama menginap gabungan tercatat 1,53 hari,” jelasnya.

Untuk transportasi udara, jumlah penerbangan pada Januari 2026 tercatat sebanyak 1.409 penerbangan atau turun 6,56 persen dibanding Desember 2025.

“Jumlah penumpang yang menggunakan transportasi udara sebanyak 109.328 orang atau turun 9,09 persen. Sementara total volume barang yang diangkut mencapai 1.746,51 ton atau turun 13,87 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” tambahnya.

Selain itu, BPS juga merilis angka tetap luas panen dan produksi padi Papua Barat Daya tahun 2025.

“Pada 2025, luas panen padi mencapai 0,31 ribu hektare dengan produksi padi sebanyak 0,83 ribu ton gabah kering giling (GKG). Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi beras pada 2025 mencapai 0,50 ribu ton beras,” jelas Ir. Merry.

Melalui rilis BRS ini, BPS berharap data yang dipublikasikan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan serta referensi bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya yang lebih stabil dan berkelanjutan.[RED]

WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.44.34
Gubernur Papua mengucapkan Hari Buruh tahun 20206

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Kementan Gelar Evaluasi Cetak Sawah di Papua, Gubernur MDF : Jangan Sekedar Buka Lahan, Rakyat Harus Dapat Hasil

Jayapura , admediapapua.co.id – Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas) evaluasi dan…

Target Cetak Sawah Papua Disesuaikan, Pemprov Fokus Rampungkan 6.500 Hektare hingga Akhir 2026

Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua melakukan penyesuaian target program cetak sawah rakyat tahun 2026…

Potensi Gurita Papua Dilirik Investor Jepang, Pemprov Dorong Jadi Komoditas Unggulan Baru

Jayapura/Biak , admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai…

Ketua TP PKK Papua Tekankan Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni di Sarmi

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua, Ny. Ra’fatul Mulkiyah Matius Fakhiri,…

Penanganan Kebakaran Mandala Diintensifkan, Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura Kolaborasi

Jayapura, admediapapua.co.id – Musibah kebakaran kembali melanda kawasan Mandala, Kota Jayapura, tepatnya di bagian belakang…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan