Ketua TP PKK Papua: Bahasa adalah Jiwa Peradaban dan Penjaga Jati Diri Generasi Muda

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Sunday, 12 April 2026 - 00:15 WIT

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Malam di Kotaraja seakan berubah menjadi panggung peradaban, ketika Malam Puncak Pemilihan Duta Bahasa Papua Tahun 2026 digelar meriah di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (11/4/2026). Gemerlap acara ini bukan sekadar selebrasi, melainkan pernyataan tegas generasi muda Papua dalam menjaga denyut identitas bangsa melalui bahasa.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua yang hadir sebagai Juri Kehormatan menegaskan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, melainkan napas panjang sebuah peradaban. Di hadapan para finalis dan tamu undangan, ia mengingatkan peran strategis generasi muda sebagai “penjaga api” kebudayaan di tengah derasnya arus globalisasi.

“Papua adalah tanah yang kaya, bukan hanya oleh alamnya, tetapi juga oleh keragaman bahasa dan budaya. Setiap bahasa daerah di Papua adalah warisan berharga yang mengandung kearifan leluhur dan harus terus diwariskan,” ujarnya.

Ajang ini kembali meneguhkan trilogi kebahasaan sebagai fondasi utama, yakni mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Bahasa Indonesia berdiri sebagai perekat persatuan, bahasa daerah menjadi akar identitas, sementara bahasa asing berperan sebagai jembatan menuju dunia global.

Setelah melalui proses seleksi ketat, dewan juri yang turut melibatkan Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua, Valentina Lovina Tanate, serta akademisi Yohana Susana Yembise, menetapkan Isak Samuel Tunya dan Melani Tebuot Bame sebagai Duta Bahasa Papua 2026.

Keduanya dinilai unggul tidak hanya dari segi kemampuan berbahasa, tetapi juga visi dalam menggerakkan literasi dan pelestarian budaya di tengah masyarakat.

Ketua TP PKK pun berharap para pemenang tidak berhenti pada gelar semata, melainkan menjadi suluh yang menyalakan semangat literasi di Tanah Papua. “Jadilah pelita yang menerangi jalan peradaban melalui bahasa, dan bawalah harum nama Papua ke panggung Indonesia dan dunia,” pesannya.

Acara ditutup dengan nuansa hangat dan puitis, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga bahasa sebagai jati diri bangsa:

Makan bakso di Kotaraja, rasanya asin karena kurang kuah. Ayo utamakan Bahasa Indonesia, tapi jangan lupakan Bahasa Daerah.(***)

WhatsApp Image 2026-04-04 at 09.14.13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Ketua TP PKK Papua: Bahasa adalah Jiwa Peradaban dan Penjaga Jati Diri Generasi Muda

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Malam di Kotaraja seakan berubah menjadi panggung peradaban, ketika Malam Puncak…

Safari Ramadan TP PKK Papua Sentuh Masjid dan Pondok Pesantren di Jayapura

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Ketua TP PKK Provinsi Papua, Rafatul Mulkiyah Matius Fakhiri melaksanakan kegiatan…

Pemkot Sorong Salurkan 60 Paket Makanan Tambahan untuk Anak Stunting di Sorong Barat

Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Kota Sorong bersama Tim Penggerak PKK Kota Sorong dan STIE Bukit…

Buka Puasa di Lokasi Kebakaran Mandala, Gubernur Papua Serahkan 400 Sak Beras untuk Warga

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar buka puasa bersama warga di Masjid…

Gubernur Papua Barat Daya Buka Puasa Bersama Wartawan, Tegaskan Media Mitra Pemerintah

Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan