Percepatan Penanganan Kawasan Kumuh Jayapura, Pemerintah Bidik Start Mei 2026

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Wednesday, 08 April 2026 - 08:51 WIT

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Papua mempercepat penanganan kawasan kumuh di Kota Jayapura. Upaya ini dibahas dalam pertemuan dengan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri yang menyoroti kesiapan dokumen serta rencana kunjungan Menteri Perumahan ke Papua.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Papuam I, Matramutria Desyatmeda Killian, mengatakan terdapat dua agenda utama dalam pertemuan tersebut. “Yang pertama terkait rencana kunjungan Menteri Perumahan ke Papua dengan agenda peluncuran program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS), peninjauan kawasan kumuh, dan sosialisasi program perumahan,” kata Desyatmeda di Kota Jayapura, Rabu (8/4/2026).

Agenda kedua, lanjut dia, adalah pembahasan penanganan kawasan kumuh di empat wilayah di Kota Jayapura, yakni Kelurahan Tanjung Ria, Imbi, Mandala, dan Argapura dengan total luas mencapai 22,5 hektare. Luasan ini merujuk pada Surat Keputusan (SK) kawasan kumuh yang diterbitkan Wali Kota Jayapura pada 2025.

Namun, pelaksanaan program tersebut masih terkendala kelengkapan dokumen teknis. “Ada beberapa dokumen yang belum siap seperti DED, gambar perencanaan, dan RAB, sehingga pelaksanaannya sedikit terhambat. Kami minta dukungan gubernur untuk percepatan,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat telah menetapkan target pelaksanaan dimulai pada Mei 2026. Karena itu, seluruh dokumen harus rampung pada April. “Kami ditargetkan bulan Mei sudah harus mulai, makanya bulan ini semua berkas harus siap,” ujarnya.

Penanganan kawasan kumuh akan mengacu pada tujuh indikator utama, meliputi jalan lingkungan, pengelolaan sampah, drainase, akses air bersih, ruang terbuka hijau, proteksi kebakaran, dan sanitasi.

Selain itu, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) juga akan diintegrasikan bagi warga berpenghasilan rendah di kawasan tersebut. “Di dalam kawasan kumuh biasanya juga ada rumah BSPS, nanti kami identifikasi di lapangan,” kata dia.

Pemerintah pusat menegaskan dukungan penuh terhadap program prioritas daerah, termasuk rencana relokasi warga jika dibutuhkan dalam penataan kawasan kumuh di Jayapura. (***)

WhatsApp Image 2026-04-04 at 09.14.13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Posted in

Berita Terkait

Pengawasan Diperketat, APPMBGI Ambil Peran Kunci Kawal MBG di Papua

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Papua mendapat dukungan penguatan dari berbagai…

Percepatan Penanganan Kawasan Kumuh Jayapura, Pemerintah Bidik Start Mei 2026

JAYAPURA , admediapapua.co.id – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Papua mempercepat penanganan kawasan kumuh di…

Dankodaeral X Jayapura Bertemu Gubernur Papua, Bahas Ketahanan Pangan hingga Keamanan Laut

JAYAPURA ,admediapapua.co.id – Komandan Komando Daerah Maritim (Dankodaeral) X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, melakukan…

Jubir Gubernur Papua Jelaskan Makna Pantun dalam Gaya Komunikasi Gubernur Papua

JAYAPURA, admediapapua.co.id – Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus, memberikan penjelasan kepada publik terkait…

PLN dan Pemprov Papua Akan Lakukan Survei Kebutuhan Daya Listrik di Setiap Venue eks PON

JAYAPURA, admediapapua.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat bersama…

Berita Lainnya

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan