BKN Dorong Percepatan Manajemen Talenta ASN di Papua, Melalui Profilling
Jayapura, admediapapua.co.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendorong percepatan implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara…
Monday, 22 June 2026 - 23:48 WIT

Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mendampingi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi permukiman masyarakat di kawasan kampung nelayan yang dinilai masih memerlukan penataan dan peningkatan kualitas lingkungan hunian.
Dalam kesempatan itu, Mendagri berdialog dengan warga setempat serta meninjau sejumlah fasilitas dan infrastruktur yang masih membutuhkan perhatian pemerintah. Beberapa persoalan yang ditemukan antara lain akses jalan yang rentan, kondisi rumah yang belum layak, keterbatasan sanitasi, hingga fasilitas publik yang memerlukan penanganan segera.

Selain itu, persoalan pengelolaan sampah juga menjadi tantangan tersendiri karena berpotensi menyebabkan genangan air saat musim hujan.
“Kami juga melihat belum tersedia saluran air yang memadai. Memang ada pompa, pipa, dan fasilitas air minum, tetapi belum menjangkau seluruh rumah warga,” ujar Tito Karnavian.
Menanggapi kondisi tersebut, Tito menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan melakukan berbagai perbaikan infrastruktur, mulai dari peningkatan kualitas rumah, pembangunan akses jalan, hingga penyediaan fasilitas sanitasi yang lebih baik.

Ia berharap penataan kawasan Tanjung Ria dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan layak huni.
“Tanjung Ria diharapkan menjadi kawasan yang lebih layak dan masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung,” kata Tito.
Mendagri juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian besar terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program prioritas, termasuk program pembangunan tiga juta rumah yang dijalankan di bawah koordinasi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

Tito turut mengapresiasi inovasi yang diterapkan Kementerian PKP, salah satunya sistem lelang terbuka dalam pengadaan material pembangunan bagi kelompok penerima BSPS guna memastikan transparansi dan mencegah praktik korupsi.
“Material pembangunan tidak langsung diberikan kepada kontraktor. Prosesnya dilakukan melalui lelang terbuka kepada toko penyedia material dengan harga terbaik dan kualitas yang baik, serta disaksikan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.(***)
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendorong percepatan implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara…
Jayapura, admediapapua.co.id-Posyandu di Provinsi Papua didorong untuk bertransformasi menjadi pusat layanan dasar yang lebih terintegrasi,…
Jayapura, admediapapua.co.id-Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta Dewan Komisaris dan Direksi PT Irian Bhakti Papua…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Keterbatasan fiskal menjadi salah satu tantangan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Papua Ra’fatul…
Leave a Reply