BPOM Sorong Intensifkan Pengawasan Pangan Jelang Lebaran, Takjil Dipastikan Aman
Sorong, admediapapua.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Loka Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sorong melakukan…
Thursday, 05 March 2026 - 10:47 WIT
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Matius D Fakhiri menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Papua Tahun 2026 yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Kamis (5/3).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Papua.

Menurutnya, momentum HLM TPID dan TP2DD menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
“Periode HBKN biasanya diwarnai dengan peningkatan permintaan kebutuhan pokok. Karena itu diperlukan langkah-langkah strategis agar ketersediaan pasokan tetap terjaga dan lonjakan harga dapat dikendalikan,” ujar Fakhiri.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi di Papua pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,94 persen. Angka tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama agar tetap berada dalam sasaran inflasi nasional yang ditetapkan di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen.

Gubernur menjelaskan, beberapa komoditas yang memberi kontribusi terhadap inflasi antara lain kelompok makanan, minuman dan tembakau, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya. Komoditas seperti cabai rawit dan emas perhiasan disebut menjadi salah satu penyumbang kenaikan harga di daerah.
Untuk itu, ia meminta TPID memperkuat pemantauan harga dan stok pangan, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta menggelar operasi pasar atau gerakan pasar murah di titik-titik strategis guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Selain pengendalian inflasi, Fakhiri juga menekankan pentingnya percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui peran TP2DD. Digitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk Bank Indonesia sebagai tuan rumah kegiatan, serta seluruh anggota TPID dan TP2DD provinsi maupun kabupaten/kota yang terus bersinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Komitmen dan kerja sama semua pihak sangat menentukan keberhasilan pengendalian inflasi serta percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah di Papua,” kata Fakhiri.(***)
Posted in Ekonomi
Sorong, admediapapua.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Loka Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sorong melakukan…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua didorong untuk menjadi daerah pertama di wilayah kerja Kantor…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Matius D Fakhiri menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian…
Jayapura, admediapapua.co.id – 5 Maret 2026 – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai melakukan survei…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – 4 Maret 2026 – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia resmi menetapkan…
Leave a Reply