Gubernur Papua Pimpin Rakor Forkopimda Antisipasi Karhutla dan Kekeringan Dampak El Nino
Jayapura, admediapapua.co.id – 26 Agustus 2026 – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, memimpin rapat koordinasi…
Wednesday, 26 August 2026 - 11:24 WIT

Jayapura, admediapapua.co.id – 26 Agustus 2026 – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, memimpin rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua terkait antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan akibat dampak El Nino, Rabu (26/8/2026). Rapat berlangsung di Aula Gedung Negara, Dok V, Jayapura.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan pentingnya langkah cepat melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, baik dalam upaya pencegahan maupun penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu kebakaran hutan.
“Kami tidak ingin kejadian yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan terjadi juga di Provinsi Papua. Karena itu, hari ini kita mengambil langkah cepat untuk berkoordinasi dan berkolaborasi,” ujar Fakhiri.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pemantauan di lapangan, Papua memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dalam beberapa bulan ke depan, terutama pada periode Agustus hingga November yang diperkirakan menjadi musim kering cukup panjang.
Menurutnya, jika langkah antisipatif tidak segera dilakukan, maka kebakaran hutan dapat terjadi secara tiba-tiba dan meluas. Terlebih, kondisi angin di Papua yang cukup kencang berpotensi mempercepat penyebaran api hingga ke area yang lebih luas.
“Kalau terbakar satu titik saja, bisa melahap hektare lahan lainnya. Ini yang harus kita cegah sejak dini,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti aktivitas pembukaan lahan, termasuk untuk kepentingan pertanian, agar tidak dilakukan dengan cara membakar. Ia meminta masyarakat, baik rumah tangga maupun pelaku usaha, untuk menggunakan metode lain yang lebih aman dan ramah lingkungan.
“Saya minta semua pihak, dari masyarakat hingga pengusaha, tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar. Bisa dengan cara lain, seperti dikubur atau metode alternatif lainnya,” katanya.
Dalam upaya penanganan, Pemerintah Provinsi Papua juga menggandeng TNI dan Polri yang memiliki sarana dan prasarana pendukung, seperti mobil water cannon yang dapat digunakan untuk membantu pemadaman kebakaran maupun distribusi air bersih saat terjadi kekeringan.
“Kesiapan TNI dan Polri sangat penting. Mereka bisa berada di garis terdepan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi kebakaran jika terjadi,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi forum untuk bertukar informasi, menyampaikan masukan, serta menyamakan langkah antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi hingga ke tingkat daerah.
Gubernur berharap, melalui sinergi Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan, potensi kebakaran hutan dan dampak kekeringan di Papua dapat diminimalisir, serta tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
“Ini tanggung jawab bersama. Kita harus bergerak dari sekarang agar tidak menyesal di kemudian hari,” pungkasnya.(***)
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id – 26 Agustus 2026 – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, memimpin rapat koordinasi…
Sentani, admediapapua.co.id – 26 Agustus 2026 – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan komitmennya untuk…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Biak menjadi perhatian Pemerintah Provinsi…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri atau MDF memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR)…
JAYAPURA ,admediapapua.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) resmi menutup Rapat Paripurna ke-14 Tahun 2026…
Leave a Reply