Gubernur Fakhiri Dorong Program Pertanian dan Perkebunan Gratis untuk Warga Mamberamo Raya
Mamberamo raya, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pengembangan sektor pertanian dan perkebunan…
Sunday, 17 May 2026 - 00:02 WIT

Mamberamo Raya, admediapapua.co.id – Dinas Perhubungan Provinsi Papua akan melakukan studi serta perencanaan anggaran terkait rencana pembangunan dermaga di Kampung Trimuris, Distrik Mamberamo Hilir, Kabupaten Mamberamo Raya.
Kepal Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Matius H Wally mengatakan studi pembangunan dermaga di wilayah tersebut perlu dilakukan secara matang dan menyeluruh, mengingat Kampung Trimuris memiliki arus sungai yang cukup kuat.
“Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi proses pembangunan maupun aktivitas pendaratan kapal di lokasi tersebut, sehingga kajian teknis sangat penting agar pembangunan dermaga nantinya benar-benar aman, tepat sasaran, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Selain mempertimbangkan kekuatan arus, studi tersebut juga akan melihat kondisi geografis, kedalaman perairan, hingga faktor keselamatan pelayaran.
Selama ini, kata Kadis, akses transportasi di wilayah tersebut masih sangat bergantung pada jalur air sehingga fasilitas tambatan kapal yang memadai menjadi kebutuhan penting untuk mendukung mobilitas warga serta distribusi barang dan hasil kebutuhan masyarakat.
“Selain itu, pembangunan dermaga juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Dengan adanya akses transportasi yang lebih baik, aktivitas perdagangan, pelayanan pemerintahan, hingga distribusi logistik di kawasan pesisir sungai dapat berjalan lebih lancar dan efisien,” jelasnya.

Dinas Perhubungan Provinsi Papua menegaskan bahwa hasil studi nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan desain konstruksi dermaga yang sesuai dengan kondisi alam di Kampung Trimuris.
Pemerintah berharap pembangunan fasilitas transportasi tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketahanan bangunan terhadap kondisi arus sungai yang ekstrem.
Sementara itu Kepala Distrik Mamberamo Hilir, Kabupaten Mamberamo Raya, Yohanes Boleba menyampaikan masih tingginya angka kemiskinan dan keterbatasan akses transportasi masih menjadi persoalan utama masyarakat di wilayahnya.
Menurut Yohanes, masyarakat di Distrik Mamberamo Hilir yang terdiri dari delapan kampung belum memiliki sumber ekonomi yang stabil karena perputaran uang di distrik sangat terbatas.

“Karena kami di Mamberamo Hilir ini uang tidak berputar di distrik, maka ekonomi masyarakat juga tidak berjalan baik,” kata Yohanes.
Ia menjelaskan, pendapatan warga hanya muncul ketika kapal masuk ke distrik dan masyarakat bisa menjual hasil dagangan kecil untuk kebutuhan sehari-hari.
“Hanya kalau kapal masuk baru ibu-ibu bisa jualan. Itu baru ada pendapatan,” ujarnya.
Yohanes mengungkapkan biaya perjalanan dari Trimuris menuju pusat kabupaten sangat mahal, bahkan bisa mencapai Rp5 juta untuk sekali perjalanan menggunakan speedboat.
“Biaya transportasi dari Trimuris ke kota paling tinggi bisa Rp5 juta sekali jalan,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah provinsi dapat membantu membuka akses transportasi dan memperkuat pasar hasil pertanian agar ekonomi masyarakat di Mamberamo Hilir bisa berkembang. (***)
Posted in Pemerintahan
Mamberamo raya, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pengembangan sektor pertanian dan perkebunan…
Mamberamo Raya, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menegaskan bahwa rencana pembukaan akses jalan untuk menghubungkan…
Mamberamo Raya, admediapapua.co.id – Dinas Perhubungan Provinsi Papua akan melakukan studi serta perencanaan anggaran terkait…
Mamberamo Raya, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius Fakhiri, melakukan ramah tamah bersama Pemerintah Kabupaten Mamberamo…
SARMI, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyerahkan bantuan kepada dua kelompok tani hutan…
Leave a Reply