Gubernur Papua Barat Daya Buka Puasa Bersama Wartawan, Tegaskan Media Mitra Pemerintah
Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik…
Monday, 02 March 2026 - 04:23 WIT
LAPOR RAKYAT SEPEKAN
(Edisi 23–27 Februari 2026)
Papua Cerah: Fondasi Diperkuat, Arah Diperjelas
Jayapura, admediapapua.co.id -Sepekan ini, Pemerintah Provinsi Papua tidak sedang membuat sensasi. Pemerintah sedang bekerja.Di bawah kepemimpinan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, agenda Papua Cerah dijalankan dengan satu kesadaran sederhana: pembangunan harus punya arah, punya fondasi, dan harus terasa dampaknya bagi rakyat.
Kita tidak ingin Papua hanya sibuk membangun gedung, tetapi lupa membangun manusianya. Karena itu, langkah pekan ini bergerak dalam tiga jalur besar: konektivitas, sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi rakyat.

I. KONEKTIVITAS & INFRASTRUKTUR
Menata Pintu Masuk,Menggerakkan Pertumbuhan
Bandara Sentani: Wajah Papua Harus Siap
Pertemuan Gubernur dengan manajemen InJourney Airports menegaskan komitmen modernisasi Terminal Bandara Sentani.
Bandara adalah kesan pertama tentang Papua. Jika pintu masuk kita tertata, pelayanan baik, dan fasilitas memadai, maka orang datang dengan rasa yakin. Investor tidak ragu. Pariwisata tumbuh. Aktivitas ekonomi bergerak.
Modernisasi bandara bukan soal mempercantik bangunan. Ini tentang memperkuat daya saing Papua sebagai gerbang timur Indonesia.

-Pelabuhan: Ekonomi_ Dimulai dari Distribusi
Sinergi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) difokuskan pada pembenahan layanan dan efisiensi logistik.
Kita sering bicara harga mahal. Tetapi jarang melihat akar persoalannya. Ketika distribusi tidak efisien, biaya naik. Ketika biaya naik, rakyat yang menanggung.
Karena itu, pembenahan pelabuhan menyasar tata kelola dan sistem. Tujuannya jelas: distribusi lancar, biaya terkendali, dan PAD meningkat.
Ekonomi yang sehat tidak lahir dari wacana, tetapi dari sistem yang tertib.

Rumah Layak Huni: Soal Martabat, Bukan Sekadar Target
Dalam Rakor bersama Kementerian Dalam Negeri, Papua menegaskan komitmen:
* 14.000 unit rumah tahun 2026
* Usulan tambahan 2.000 unit
* Renovasi 2.100 Rumah Tidak Layak Huni
Rumah bukan sekadar proyek fisik. Di sanalah anak-anak Papua belajar mengenal masa depan. Di sanalah keluarga membangun harapan.
Kalau rumahnya layak, rasa percaya diri tumbuh. Kalau tempat tinggalnya aman, kualitas hidup meningkat. Ini soal martabat.

Kepastian Tanah: Pembangunan Harus Berdiri di Atas Kepastian
Pertemuan dengan Kementerian ATR/BPN menegaskan urgensi sertifikasi tanah.
Tanpa kepastian hukum, pembangunan mudah tersendat. Tanpa perlindungan hak, masyarakat bisa dirugikan.
Di Papua, tanah bukan hanya aset ekonomi. Ia adalah identitas, sejarah, dan ruang hidup. Karena itu, kebijakan agraria harus adil dan berpihak.

II. PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA
Membangun yang Tidak Selalu Terlihat, Tetapi Paling Menentukan
Kesejahteraan Guru: Menjaga Api Pendidikan
Gubernur menginstruksikan kajian komprehensif untuk peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga pendidikan yayasan.
Papua Cerah tidak akan lahir dari ruang rapat saja. Ia lahir dari ruang kelas.
Guru yang sejahtera akan mengajar dengan tenang. Sekolah yang diperhatikan akan melahirkan generasi yang percaya diri. Kita tidak ingin ada ketimpangan antara sekolah negeri dan yayasan yang selama ini ikut memikul beban pendidikan di Papua.
Hibah Rp5,75 Miliar: Investasi yang Tidak Instan
Penyaluran Rp5,75 miliar dana hibah kepada lembaga keagamaan dan sekolah perintis adalah keputusan strategis.
Hasilnya mungkin tidak terlihat dalam satu bulan. Tetapi dalam lima atau sepuluh tahun ke depan, kualitas anak-anak Papua akan berbicara sendiri.
Pembangunan SDM memang tidak instan. Tetapi ia adalah investasi paling menentukan.

Papua Sehat: Dokter Spesialis dari Tanah Papua
Pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di RSUD Jayapura menjadi langkah penting.
Selama ini kita sering kekurangan dokter spesialis. Ke depan, kita ingin Papua menyiapkan tenaga profesionalnya sendiri. Dari anak-anak Papua, untuk masyarakat Papua.
Kemandirian kesehatan adalah bagian dari kedaulatan daerah.
III. TRANSFORMASI EKONOMI & LAYANAN PUBLIK
Menguatkan Rakyat, Bukan Hanya Angka Statistik
UMKM & Akses Keuangan
Kerja sama dengan Bank Mandiri membuka ruang lebih luas bagi pelaku UMKM.
UMKM adalah ekonomi keluarga. Ketika UMKM bergerak, dapur tetap menyala. Ketika akses pembiayaan terbuka, usaha kecil bisa naik kelas.
Inklusi keuangan bukan istilah teknis semata. Ia adalah jalan agar rakyat tidak tertinggal dalam sistem ekonomi modern.
Energi & Layanan Publik
Pembahasan dengan Badan Pengaturan BUMN terkait stabilitas listrik dan layanan publik menegaskan bahwa pembangunan harus terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Listrik yang stabil berarti anak bisa belajar pada malam hari.
Usaha bisa berjalan tanpa khawatir. Pelayanan publik lebih optimal.

Industri Lokal & Identitas ASN
Kerja sama BUMD dan industri tekstil untuk penyediaan pakaian ASN adalah langkah kecil dengan dampak berlapis: birokrasi memiliki identitas, dan industri lokal mendapat ruang tumbuh.
Kita ingin uang berputar di Papua. Bukan keluar, tetapi menguatkan ekonomi daerah sendiri.
PENEGASAN AKHIR
Sepekan ini memperlihatkan satu hal: arah pembangunan Papua semakin jelas.
* Pintu masuk ekonomi diperkuat.
Posted in Pemerintahan
Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Majelis Wilayah…
Aimas, admediapapua.co.id – Kegiatan Sosialisasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam mendukung program prioritas Presiden…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Program Mudik Gratis Angkutan Laut untuk Lebaran 2026 resmi dibuka bagi masyarakat…
Aimas, admediapapua.co.id – Pemerintah Kabupaten Sorong bersama Kementerian Dalam Negeri menggelar kegiatan Sosialisasi Penguatan Tata…
Leave a Reply