Gubernur Papua Barat Daya Buka Puasa Bersama Wartawan, Tegaskan Media Mitra Pemerintah
Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik…
Wednesday, 18 February 2026 - 08:24 WIT

Sorong, admediapapua.co.id – Misteri hilangnya seorang pemuda bernama Aji Umar Gayam (25) sejak Sabtu akhirnya terungkap dengan cara tragis. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan Jalan Kontainer, Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Keluarga korban menduga kuat pembunuhan tersebut dilakukan secara berencana oleh lebih dari satu orang, Rabu (18/02/2026)
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu, 7 Februari 2026, setelah meninggalkan rumah sekitar pukul 11.00 WIT. Menurut keterangan keluarga, Aji keluar rumah dengan tujuan mendatangi kos-kosan pelaku untuk menagih utang sebesar Rp2.000.000, yang dijanjikan akan dibayar pada pukul 12.00 WIT.
Namun, niat korban tersebut diduga justru menjadi bagian dari rencana pembunuhan.
“Sejak keluar rumah hari Sabtu itu, korban tidak pernah kembali. Kami mencari ke mana-mana, tapi tidak ada kabar,” ujar Maulud Yapono, paman korban, saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Dilaporkan Hilang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Keluarga baru mengetahui bahwa laporan orang hilang juga telah dibuat oleh pihak orang tua pelaku ke Polres Sorong sekitar pukul 21.00 WIT, setelah korban tidak ditemukan selama kurang lebih tujuh hari.
Pihak keluarga korban kemudian mendatangi Polres Sorong untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut. Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan seorang perempuan yang tinggal di kos tempat terakhir korban terlihat.
“Awalnya saksi perempuan itu memberikan keterangan yang berbelit-belit. Tapi setelah diperiksa sampai pagi hari, akhirnya mengakui keterlibatannya,” ungkap Maulud.
Jenazah Ditemukan di Jalan Kontainer
Pencarian sempat dilakukan keluarga ke beberapa lokasi, termasuk daerah Katapop dan Kalalin, menyusul informasi penemuan karung di sekitar kali dan jembatan. Namun pencarian tersebut tidak membuahkan hasil.

Titik terang baru didapat setelah keluarga menerima telepon dari pihak intelijen yang mengarahkan ke lokasi di kawasan Jalan Kontainer. Di lokasi tersebut, jenazah Aji ditemukan di belakang area jalan, dalam kondisi mengenaskan.
“Korban ditemukan sudah meninggal dunia, dimasukkan ke dalam karung, dengan tangan dan kaki terikat,” kata Maulud.
Keluarga menolak dilakukan visum di RS Sele Be Solu, dengan alasan kondisi jenazah yang sudah lama dan tidak utuh, di mana sebagian daging dilaporkan telah terlepas dari tulang.
Dugaan Kekerasan dan Barang Bukti
Keluarga meyakini korban mengalami penganiayaan berat sebelum meninggal dunia.
“Dia dipukul, diikat, dan dianiaya seperti binatang. Motor dan uang korban juga dibawa lari,” tegas Maulud.
Pihak kepolisian disebut telah mengamankan barang bukti berupa kayu besi yang diduga digunakan untuk memukul korban hingga kayu tersebut terbelah.
Saat ini, pelaku diduga berjumlah sekitar tiga orang, dan masih berstatus anak sekolah menengah atas (SMA/SMK). Seluruh pelaku yang teridentifikasi telah diamankan oleh pihak Polres Sorong untuk proses hukum lebih lanjut.
Sosok Korban
Di mata keluarga, Aji Umar Gayam dikenal sebagai pribadi pekerja keras meski memiliki keterbatasan mental. Ia merupakan seorang anak yatim dan menjadi tulang punggung keluarga.
“Dia kerja sebagai buruh bangunan di RS Muhammadiyah. Dia yang biayai adiknya kuliah, Sekarang dia meninggal, siapa yang tanggung?” ungkap Maulud dengan nada haru.

Keluarga Tolak Mediasi
Keluarga korban dengan tegas menolak upaya mediasi dalam bentuk apa pun dan meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini hingga ke pengadilan.
“Kami tidak mau damai. Kami minta kasus ini dilanjutkan sampai meja hijau. Ini pembunuhan berencana dan sangat kejam,” tegas Maulud.
Ia juga menambahkan bahwa keluarga meminta kepolisian bertindak tegas dan transparan dalam menangani perkara tersebut.
“Kami minta polisi usut tuntas, jangan ada yang ditutup-tutupi. Pelaku harus bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, masi menunggu pihak Polres Sorong melakukan pendalaman kasus dan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.[RED]
Posted in Daerah, Kabupaten Sorong, Kriminal, Papua Barat Daya, Regional/Metropolitan, Sorong
Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik…
Sorong, admediapapua.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Loka Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sorong melakukan…
Aimas, admediapapua.co.id – Kegiatan Sosialisasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam mendukung program prioritas Presiden…
Aimas, admediapapua.co.id – Pemerintah Kabupaten Sorong bersama Kementerian Dalam Negeri menggelar kegiatan Sosialisasi Penguatan Tata…
Kabupaten Sorong, admediapapua.co.id – Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menghadiri kegiatan Safari Ramadan…
Leave a Reply