RSUD Sele Be Solu Sorong Tetap Layani Pasien Darurat Meski BPJS Nonaktif

FAV AD Media Papua (1)

AD Media Papua - Jurnalis

Wednesday, 11 February 2026 - 07:30 WIT

Sorong, admediapapua.co.id – Direktur RSUD Sele Be Solu Kota Sorong drg. Susi Petronela Jitmau, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan sesuai regulasi dan standar operasional prosedur (SOP), termasuk bagi pasien dengan status kepesertaan BPJS yang sedang dinonaktifkan, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, rumah sakit sebagai fasilitas layanan kesehatan pemerintah harus berhati-hati dalam mengambil kebijakan di luar regulasi. Namun demikian, aspek kemanusiaan dan keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama.

“Kami berjalan sesuai regulasi. Di luar itu tentu kami harus berhati-hati dalam mengambil kebijakan, Tetapi saya sudah instruksikan kepada seluruh tim, khususnya di IGD, agar tetap bekerja sesuai SOP. Jika pasien datang dalam kondisi yang mengancam nyawa, maka harus segera diberikan pertolongan,” ujar Direktur.

Ia menjelaskan bahwa masih terdapat pemahaman yang keliru di masyarakat terkait kategori kegawatdaruratan. Tidak semua keluhan seperti batuk, pilek, flu, atau demam termasuk dalam kondisi emergensi yang mengancam nyawa.

“Kalau bukan kondisi gawat darurat, maka pasien akan diarahkan mengikuti alur yang berlaku, termasuk berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penyelesaian administrasi terlebih dahulu, kemudian kembali mendapatkan pelayanan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Khusus bagi warga Kota Sorong dalam kondisi darurat yang mengancam nyawa, RSUD Sele Be Solu telah menyiapkan langkah antisipasi (planning B) agar pasien tetap dapat ditangani tanpa hambatan pembiayaan.

Susi Menjelaskan Kami sudah menyiapkan skema untuk membantu pembiayaan bagi penduduk Kota Sorong dalam kondisi darurat, Yang terpenting adalah nyawa pasien harus diselamatkan terlebih dahulu. Urusan administrasi bisa menyusul,” tegasnya.

Direktur juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Sorong, termasuk melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus), yang turut membantu mengantisipasi perubahan kebijakan pembiayaan kesehatan agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan.

“Ketika ada perubahan kebijakan, langkah pertama yang kami ambil adalah mengamankan masyarakat yang datang berobat. Setelah itu, baru kami menyelesaikan urusan administrasi dan koordinasi lebih lanjut. Keselamatan nyawa adalah tugas utama kami,” pungkasnya.

RSUD Sele Be Solu berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan sesuai ketentuan perundang-undangan demi menjamin hak masyarakat atas layanan kesehatan.[RED]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Gubernur Papua Barat Daya Buka Puasa Bersama Wartawan, Tegaskan Media Mitra Pemerintah

Sorong, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik…

BPOM Sorong Intensifkan Pengawasan Pangan Jelang Lebaran, Takjil Dipastikan Aman

Sorong, admediapapua.co.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Loka Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sorong melakukan…

DPRK Sorong Apresiasi Sosialisasi Penguatan Tata Kelola Desa oleh Kemendagri

Aimas, admediapapua.co.id – Kegiatan Sosialisasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam mendukung program prioritas Presiden…

Kemendagri Sosialisasikan Penguatan Tata Kelola Desa di Kabupaten Sorong

Aimas, admediapapua.co.id – Pemerintah Kabupaten Sorong bersama Kementerian Dalam Negeri menggelar kegiatan Sosialisasi Penguatan Tata…

Wagub Papua Barat Daya Hadiri Safari Ramadan di Masjid Al Ikhtiar Aimas

Kabupaten Sorong, admediapapua.co.id – Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menghadiri kegiatan Safari Ramadan…

Berita Lainnya

IMG-20260205-WA0012
IMG-20260209-WA0010

Tag Populer

Berita Terbaru

Berita Populer

AD Media Papua Channel

7469859962491193018
× Iklan