Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Papua, RSUD Jayapura Perkuat Harmoni, Kesejahteraan dan Layanan Kesehatan
Jayapura, admediapapua.co.id – Satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Wakil Gubernur Aryoko…
Monday, 07 September 2026 - 11:56 WIT

Jayapura – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan komitmennya melakukan pembenahan menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurut Fakhiri, pembenahan telah dimulai sejak awal kepemimpinannya, diawali dengan restrukturisasi di tubuh Bank Papua melalui pergantian sejumlah direksi dan dilanjutkan dengan penataan jajaran komisaris.
“Ini bagian terpenting dari upaya kita membenahi perusahaan daerah agar benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi Papua,” ujarnya kepada awak media, Senin (7/9/2026)
Selain Bank Papua, Pemerintah Provinsi Papua juga melakukan perombakan pada sejumlah BUMD lainnya, seperti PT Irian Bakti Mandiri dan PT Irian Bakti Papua, serta PT Jamkrida Papua yang kini mulai ditata lebih serius.

Fakhiri menegaskan, Jamkrida Papua menjadi prioritas karena memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan usaha, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus menjadi mitra penting bagi Bank Papua.
“Jamkrida harus bisa bersinergi dengan dunia usaha, terutama UMKM. Dia harus memberi jaminan pembiayaan dan bekerja sama erat dengan Bank Papua,” tegasnya.
Ia berharap jajaran direksi dan komisaris yang baru dilantik dapat segera bekerja, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta menjalankan rencana bisnis yang telah ditetapkan secara disiplin dan terukur.

Di tengah keterbatasan sumber pendapatan daerah, Fakhiri menekankan pentingnya optimalisasi BUMD sebagai sumber PAD. Meski mengakui kontribusi dividen Jamkrida selama ini cukup baik, ia meminta kinerja tersebut terus ditingkatkan.
“Kita butuh hasil yang lebih baik lagi. Karena tidak banyak sumber lain yang bisa diandalkan selain pengelolaan perusahaan daerah yang baik,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyebut aset yang dimiliki PT Irian Bakti Papua cukup besar dan harus segera dioptimalkan agar mampu meningkatkan dividen pada akhir tahun. Sementara itu, PT Irian Bakti Mandiri dinilai telah menunjukkan kinerja yang lebih baik dan perlu terus didorong untuk berkembang lebih cepat.
Fakhiri menargetkan seluruh BUMD di Papua dapat berjalan optimal sebelum akhir tahun, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap keuangan daerah.

Di sisi lain, pembenahan juga akan terus berlanjut di Bank Papua. Setelah penataan direksi, Pemerintah Provinsi Papua akan melanjutkan proses seleksi dan penunjukan komisaris, termasuk Komisaris Utama dan Komisaris Independen.
“Saya tidak mau perusahaan daerah yang menghasilkan PAD dikelola secara sembarangan oleh orang-orang yang tidak profesional,” tegasnya.
Langkah pembenahan ini diharapkan mampu memperkuat peran BUMD sebagai mesin ekonomi daerah sekaligus mendukung visi pembangunan Papua yang lebih mandiri dan berkelanjutan.(***)
Posted in Pemerintahan
Jayapura, admediapapua.co.id – Satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Wakil Gubernur Aryoko…
Jayapura, admediapapua.co.id – Warga kota Jayapura dan sekitarnya tak lama lagi akan segera menikmati sebuah…
Jayapura, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan perluasan program unggulan PACE, MACE, KASIH, dan JALAN…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengungkapkan rencana pembangunan Taman Port Numbay di…
Jayapura, admediapapua.co.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengungkapkan bahwa keterbatasan kapasitas fiskal menjadi salah…
Leave a Reply