Pemprov Papua Perkuat Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting dan Program Lansia Berdaya
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting serta pengembangan…
Thursday, 02 April 2026 - 14:48 WIT
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting serta pengembangan program lansia berdaya melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini mengemuka dalam pertemuan bersama Gubernur Papua, Matius Fakhiri, di ruang kerja gubernur, Kamis (2/4/2026), yang melibatkan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Kepala BKKBN Papua, Sarles Brabar, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua, Djong Makanauy, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua, dr. Beeri Wopari, menyampaikan komitmen bersama usai melakukan konsultasi terkait program strategis Gubernur Papua.
Sarles Brabar menjelaskan, salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah percepatan penanganan stunting yang menjadi program prioritas, sejalan dengan kebijakan nasional dan visi pembangunan daerah.

“Setelah kami berkonsultasi dengan Bapak Gubernur, ada beberapa program strategis yang menjadi prioritas, di antaranya penanganan stunting dan juga program lansia berdaya. Kami sepakat untuk segera melaksanakan langkah-langkah konkret agar program ini bisa cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial dalam pertemuan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan adanya sinergi dan pembagian tugas yang jelas antar instansi.
“Kami harapkan kolaborasi ini bisa mempercepat realisasi program-program prioritas Gubernur, karena tujuan utamanya adalah pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menggandeng Tim Penggerak PKK Provinsi Papua dalam upaya penanganan stunting, yang rencananya akan dimulai dalam waktu dekat di Kabupaten Keerom sebagai lokus awal intervensi.
Program yang disiapkan mencakup berbagai intervensi, termasuk penguatan kartu layanan sosial seperti kartu Sidaya, kartu Jalan Sidaya, serta kartu Kasih dari sektor kesehatan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi dalam 1.000 hari pertama kehidupan.
Plt Kepala Dinas Sosial Papua, Djong Makanauy, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh program tersebut, khususnya dalam penyediaan bantuan sosial bagi kelompok rentan seperti lansia.

“Program ini akan terintegrasi dengan kebijakan Gubernur Papua. Kami dari Dinas Sosial siap mendukung, terutama dalam aspek bantuan sosial bagi lansia dan masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua, dr. Beeri Wopari, menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dalam pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.
“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan berjalan secara menyeluruh, mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga anak berusia dua tahun. Dengan intervensi sejak awal, kita bisa mencegah potensi stunting dan memastikan generasi yang lahir lebih sehat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengidentifikasi faktor risiko stunting sejak dini dan melakukan langkah pencegahan secara efektif.
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Provinsi Papua berada di angka sekitar 18 persen, sedikit di bawah rata-rata nasional yang mencapai 19 persen. Namun demikian, masih terdapat sejumlah kabupaten dengan angka stunting yang relatif tinggi, bahkan berada di atas 20 persen.
Beberapa daerah yang menjadi perhatian antara lain Kabupaten Keerom, Supiori, Sarmi, Waropen, serta Kepulauan Yapen. Pemerintah daerah menargetkan penurunan angka stunting melalui pendekatan berbasis kearifan lokal yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
“Meski secara provinsi kita berada di bawah angka nasional, masih ada kabupaten yang menjadi penyumbang angka stunting cukup tinggi. Ini yang akan menjadi fokus intervensi ke depan,” kata Sarles.
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan program melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor, guna menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.(***)
Posted in Kesehatan
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting serta pengembangan…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat layanan kesehatan dengan menjadikan Rumah Sakit Umum…
JAYAPURA , admediapapua.co.id – Pemerintah Provinsi Papua menerima kabar baik dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – 20 Maret 2026 – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Gubernur…
JAYAPURA, admediapapua.co.id – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meresmikan unit hemodialisa atau layanan cuci darah…
Leave a Reply